Golkar akan Usung Capres Sendiri, belum tentu Jusuf kalla

Butuh Hosting Murah dan Stabil? Pesan di sini

20 - Feb - 2009 | 11:33 pm | kategori:Pemilu 2009

Kader-kader partai Golkar rupanya sudah gerah dengan Partai Demokrat. Dalam pertemuan pimpinan Partai Golkar kemarin (19/02), Partai Golkar menyatakan siap mengusung capres sendiri. Apalagi Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) menyatakan bersedia menjadi calon presiden.

Kesediaan JK sebagai Capres dan niat Golkar mempunyai Capres sendiri memang ditungggu banyak pihak Sebagai partai pemenang pemilu 2004, Golkar dianggap pantas mencalonkan kadernya sendiri sebagai capress, bukan hanya cawapress. Selama ini baik SBY maupun JK sama-samamenunggu dan menyatakan akan menunggu hasil pemilu legislatif sebelum menentukan capres dan cawapres.

Namun, pernyataan ketersediaan untuk maju sebagai capres oleh JK tidak otomatis menjadikannya langsung Capres Partai Golkar. Semua masih tergantung hasil pemilu legislatif dan akan ditentukan dalam Rapimnasus.

Demikian diungkapkan Ketua DPD Golkar Jawa Barat UU Rukmana di Jakarta, Jumat (20/2). “Kita semua masih harus menghormati keputusan Rapimnas keempat Golkar, bahwa penentuan capres akan dilaksanakan setelah pileg di Rapimnasus,” ujarnya.

Senada dengan Rukmana, Kader Golkar, Marwah Daud Ibrahim mengatakan, JK dipilih sebagai ketua umum partai, bukan calon presiden.

“JK memang ketua partai, tapi dia dipilih untuk memimpin partai, bukan menjadi calon presiden,” tegas Marwah.

Hal ini ia sampaikan usai menghadiri pembukaan Silahturahmi Nasional Cendekiawan Perempuan Indonesia yang dihelat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (20/02).

Memang paling tidak ada tiga faksi yang sekarang sedang bersaing di Partai Golkar, Faksi yang mendukung duet SBY -JK yang artinya mempertahankan JK menjadi cawapres, faksi yang mendukung JK menjadi capress, dan faksi yang mendukung tokok Golkar alternatif sebagai capres.

Sementara itu, pengamat Politik Lembaga Pengetahuan Indonesia (LIPI) Alfitra Salam menyambut baik perkembangan ini. Ia menilai bahwa pernyataan JK lebih bagus kalau diungkapkan lebih awal sebelum pileg, sehingga bisa memperjelas peta politiknya. Tetapi, apapun masih bisa terjadi hingga setelah Pileg.

“Saya rasa peta politiknya akan berubah lagi setelah pileg, dan kemungkinan untuk bergabung lagi juga masih ada,” ujarnya.

HOME | RSS 2.0 | KATEGORI: Pemilu 2009 | Isi Komentar | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

Mencari segala sesuatu tentang Jakarta di website ini


baner sarang semut majalah gratis profil sekolah jakarta

Caranya:
1. Kirim melalui kontak Form kami. Klik di sini
2. atau mendaftar menjadi member, sehingga anda bisa mengirim melalui dashboard kami. DAFTAR
3. atau kirim melalui email ke: redaksi@lintasjakarta.com

website sekolah