Tentang Perda Larangan Merokok

Ditulis: 4 - Mar - 2009
Oleh: admin
Kategori: Pendapat Anda
Dilihat: 1,597 kali

gambar logo dilarang merokokPada 4 Februari 2006, Gubernur DKI Jakarta meluncurkan pemberlakuan Perda No2/2005 tentang Pengendalian Polusi Udara Perkotaan dan Pergub No 75/2005 tentang Kawasan Dilarang Merokok.
Namun, 3 tahun berjalan, perda tersebut tidak ada efeknya. Memang dulu sempat ada razia diterminal-terminal, kantor, dan angkutan umum. Tapi hanya hangat-hangat tai ayam.

Di tempat-tempat umum masih sering dijumpai orang merokok. Di kantor, di angkutan umum. di sekolahan, di ruang rapat DPR, dll.

Baca pasal ini:
Pasal 13

(1) Tempat umum, sarana kesehatan, tempat kerja dan tempat yang secara spesifik sebagai tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah dan angkutan umum dinyatakan sebagai kawasan dilarang merokok.

(2) Pimpinan atau penanggungjawab tempat umum dan tempat kerja harus menyediakan tempat khusus untuk merokok serta menyediakan alat penghisap udara sehingga tidak mengganggu kesehatan bagi yang tidak merokok.

(3) Dalam angkutan umum dapat disediakan tempat khusus untuk merokok dengan ketentuan:

a. lokasi tempat khusus untuk merokok terpisah secara fisik/tidak bercampur dengan kawasan tanpa rokok pada angkutan umum yang sama;

b. dalam tempat khusus untuk merokok harus dilengkapi alat penghisap udara atau memiliki sistem sirkulasi udara yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Apa pendapat anda, apakah memang warga Jakarta tak taat peraturan, ataukah peraturan yang tak perlu, atau aparat yang tidak tegas, atau apa? Sampaikan pendapat anda.


Depan | RSS 2.0 | Kategori: Pendapat Anda | Trackback | 5 Comments


Komentar

5 Responses to “Tentang Perda Larangan Merokok”

  • Debbie W says:

    Apakah ada sangsi untuk guru yang merokok disekolah dan didepan anak2 muridnya?
    Saya pernah menegur beberapa guru di SD NEGERI SELONG 1 Jalan Senopati 72 Kebayoran Baru Jakarta Selatan yang setiap hari merokok pada jam belajar anak2 di kawasan sekolah dan didepan anak/siswa.., tapi justru guru 2 tersebut seakan akan malah meledek dan menjadi2 merokoknya didepan anak2/murid. Mereka marah dan merasa berhak merokok… dan mungkin merasa tidak ada yang bisa memberikan sangsi karena mereka adalah Guru SD Negeri yang nyata2 sebagai Pegawai Negeri ….. …. GIMANA DONG?…..KASIHAN MURID 2 DI SD NEGERI SELONG 1

  • [...] Perda larangan rokok di Jakarta , Surabaya , Pekanbaru , Medan , dan masih banyak lagi [...]

  • shyza ectra naviolli says:

    i cant speak indonesian, but i understand about this text.
    hmm…,
    if my friend and i smoke in toilet, are we interfere atmosphere in toilet?

  • ery says:

    Tidak tegas pemberian sanksi sehingga masih ada saja yang merokok di kantor pemerintah, angkutan umum, dan stasiun gambir, bahkan di dalam kereta api …Mohon yang tegas pak sanksinya,…

  • sarifudin says:

    Apakah dengan dilarangnya merokok ditempat umum…. jakarta bebas macet…!!!!! wahai Gubernur Pikirin yg itu aja dulu lah….!!!! Jgn segala yg merokok dipikirin…..!!!!

Isi Komentar

 

Iklan Baris

Cairan Kimia Pembersih

menyediakan cairan kimia pembersih untuk Laundry, Rumah Makan, Hotel, dan Perkantoran. Juga….

www.holytech.co.id

Travel ke bandara

Citayam Ekspress. Satu-satunya Angkutan ke Bandara yang Profesional. Contact: Andi Mulya, M.Si….

http://citayam-ekspress.blinkweb.com/

Butuh dana cepat

Dana tunai. Proses cepat dan mudah. Bunga terendah 0,1%. web: danatunaiku.com

www.danatunaiku.com

Jasa Pembuatan Website

Melayani pembuatan website untuk sekolah, Organiasi, perusahaan, dengan CMS atau PHP. Kunjungi:….

www.paradesain.net
Mau pasang iklan baris di sini?
Hanya Rp50.000 selama 1 bulan
Kontak: marketing@lintasjakarta.com
atau melalui form ini
  • Facebook

© Copyleft 2010-2012 by LintasJakarta.com
Pertanyaan, saran, keberatan, harap disampaikan melalui email: redaksi@lintasjakarta.com
Beranda | Tentang Kami | Info Iklan | Kontak Kami | Info Liputan | Sitemap | RSS
LintasJakarta.com - berita dan informasi jakarta
Powered by Wordpress--Developed by: paradesain.net