|

Bangsa Indonesia menyelenggarakan pemilihan umum raya untuk memilih anggota legislatif pada hari ini (9/04). Bagaimamana animo masyarakat mengikuti pemilu? Dari pantauan lintasjakarta.com di wilayah Jakarta Selatan, terlihat beberapa TPS sepi pengunjung. Sampai pemilihan ditutup, pukul 12.00, masih banya pemilhh yang tidak datang, rata-rata prosentase kehadiran sekitar 40%
Di TPS 14,15,17, 29, 30, 33 kelurahan Pengadegan, sampai sekitar pukul 12 masih banyak surat suara yang belum dipakai. Di TPS 29 Pengadegan, dari DPT 400-an yang datang hanyak 230-an.
Banyaknya warga yang tidak menggunakan hak pilihnya sudah diduga dari awal. Salah satunya adalah masalah Daftar Pemilih tetap yang amburadul. Banyak warga yang sudah tinggal lama tapi tidak terdaftar.
Seperti yang dialami salah seorang warga di Pengadegan yang kecewa karena DPT amburadul. “Banyak yang sudah meninggal, sudah pindah tapi masih terdaftar, saya di sini sudah puluhan tahun, tapi tidak masuk DPT,” katanya kepada lintasjakarta.com
Dia menengarahi ada kesengajaan dalam keacauan DPT, bahkan dia bilang ada sekitar 10% data tidak valid. “Ada 10% data yang ngawur,” lanjutnya.
Mengenai ketidaktertiban DPT memang banyak terjadi. Ada warga yang terdaftar di DPT namun tidak pernah mendapat pemberitahuan dari RT, juga tidak mendapat surat undangan. Jadi tidak datang ke TPS. Ada yang memilih pulang kampung, ada yang memang malas memilih dan tinggal di rumah. Kebanyakan warga yang tidak terdaftar adalah warga pendatang walaupun sudah mempunyai KTP Jakarta.
HOME | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Isi Komentar | TRACKBACK |
Mencari segala sesuatu tentang Jakarta di website ini
Caranya:
1. Kirim melalui kontak Form kami. Klik di sini
2. atau mendaftar menjadi member, sehingga anda bisa mengirim melalui dashboard kami. DAFTAR
3. atau kirim melalui email ke: redaksi@lintasjakarta.com