Aparat harus tegas melarang kendaraan umum masuk jalur busway

30 - Apr - 2009 | 1:56 am | kategori:Berita Jakarta

Sering terjadinya kecelakaan di jalur bus Transjakarta yang menimbulkan korban jiwa, menimbulkan keprihatinan Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto. Menurutnya, ketidaksiplinan pengguna jalan menjadi penyebabnya. Untuk itu, ia meminta aparat lebih tegas melarang kendaraan umum masuk jalur busway.

Prijanto mencontohkan, kejadian tertabraknya bus Kopaja 66 jurusan Manggarai-Blok M oleh bus Transjakarta yang mengakibatkan satu korban tewas akibat ketidakdisiplinan dari supir bus yang berjalan di jalur yang tidak semestinya. Begitu juga ketidakdisiplinan supir bus dan penumpang yang tidak mau menurunkan atau diturunkan pada halte yang telah disediakan.

“Dengan kejadian ini, semua orang semakin paham bahwa ternyata ketidakdisiplinan membuahkan malapetaka,” tegas Prijanto di Balaikota DKI, Rabu (29/04).

Memang berdasarkan pantauan lintasjakarta.com, jalur busway yang pada mulanya hanya untuk bus transjakarta, saat ini bisa dilewati oleh terutama oleh angkutan umum, mobil pribadi, dan sepeda motor. Jalur-jalur seperti Kampung Melayu – Ancol, Kampung Melayu – Kampung Rambutan menjadi sudah menjadi jalur kendaraan umum. Ini karena ketidaksiplinan pengguna jalan, yang hanya tertib kalau ada polisi lalu-lintas.

Untuk mengatasi hal ini, Prijanto memerintahkan Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta dan polisi lalu-lintas agar semakin memperketat sterilisasi jalur busway di Koridor I-VIII.

“Ke depan, aparat polisi lalu lintas harus semakin tegas melarang kendaraan masuk jalur busway. Sebaiknya, polisi menjaga di mulut jalur busway pada jam-jam sibuk,” tegas Prijanto.

HOME | RSS 2.0 | KATEGORI: Berita Jakarta | Isi Komentar | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

Mencari segala sesuatu tentang Jakarta di website ini


baner sarang semut majalah gratis profil sekolah jakarta

Caranya:
1. Kirim melalui kontak Form kami. Klik di sini
2. atau mendaftar menjadi member, sehingga anda bisa mengirim melalui dashboard kami. DAFTAR
3. atau kirim melalui email ke: redaksi@lintasjakarta.com

website sekolah