|
Debat perdana capres peserta pemilu presiden 2009 yang disiarkan beberapa stasiun TV itu terkesan formal dan kaku. Tidak ada perdebatan sengit atau saling serang antar kandidat. Semua capres seperti ingin mengesankan bijaksana dan pandai mengontrol emosi. Hal ini kontras dengan debat yang biasa dilakukan para pendukung pasangan capes – cawapres yang justru lebih panas.
Hal ini diakui sendiri oleh ketua KPU Abdul Hafidz Anshary. Menurut Hafidz, KPU akan mengevaluasi format debat untuk putaran selanjutnya. Selain itu, Hafidz menyatakan telah menerima keluhan terkait jeda yang terlalu banyak. Banyaknya jeda dinilai memberi peluang terlalu besar untuk iklan komersial dan mengurangi waktu bagi capres untuk menyampaikan pemikirannya.
“Memang tadi yang kentara monotonnya. Kita akan evaluasi lagi,” kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary usai debat capres di Studio TransCorp di Jl Kapten Tendean, Kamis (18/06) malam.
Meski begitu, Hafiz mengaku senang dan puas dengan jalannya debat pertama ini. Menurutnya para capres telah menunjukkan sikap keteladanan dan kenegarawanan yang dibutuhkan.
HOME | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Isi Komentar | TRACKBACK |
Mencari segala sesuatu tentang Jakarta di website ini
Caranya:
1. Kirim melalui kontak Form kami. Klik di sini
2. atau mendaftar menjadi member, sehingga anda bisa mengirim melalui dashboard kami. DAFTAR
3. atau kirim melalui email ke: redaksi@lintasjakarta.com