baner oerban.com

« Kasiat daun pandan | Lustrum SMKN 37 Jakarta »

RI usulkan PBB bentuk tim pencari fakta

RI usulkan PBB bentuk tim pencari fakta

2 - Jun - 2010 | 3:33 pm | kategori:Headline

Insiden penyerangan kapal pembawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza, Mavi Marmara, oleh militer Israel mengundang protes banyak negara. Indonesia mengusulkan pembentukan misi pencari fakta internasional independen dan kredibel guna menyelidiki serangan militer Israel tersebut.

Selain itu, Indonesia mengutuk aksi kekerasan Israel yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa serta mencederai lebih dari 50 pekerja kemanusiaan, termasuk relawan dari Indonesia.

Demikian kata Wakil Tetap Indonesia untuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional Lainnya, Duta Besar Dian Triansyah Djani. Pernyataan itu dilontarkan Djani dalam sesi “perdebatan penting/mendesak” (”Urgent Debate”) pada Sesi ke-14 Dewan Hak Asasi Manusia (DHAM) PBB di Jenewa, Swiss, Selasa (1/01).

Kantor Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Jenewa mengungkapkan bahwa sesi “Urgent Debate” itu adalah prakarsa Organisasi Kelompok Islam (OKI) dan Kelompok Arab sebagai reaksi atas penyerangan Kapal Mavi Marmara.

Kelompok OKI telah memberikan mandat kepada Indonesia bersama-sama Mesir, dalam kapasitasnya sebagai Wakil Presiden Dewan HAM, untuk mendorong usulan diadakannya perdebatan mendesak.

Melalui pendekatan persuasif, Indonesia, sebagai Wakil Presiden DHAM, bersama Mesir berhasil meyakinkan Biro DHAM – yang beranggotakan Belgia, Slovenia, Chile, Mesir dan Indonesia, agar mengagendakan sesi “Urgent Debate” khusus membahas insiden penyerangan Israel itu.

Djani menegaskan insiden tragis terjadi di perairan internasional adalah bentuk nyata pengabaian Israel atas hukum HAM dan hukum humaniter internasional. “Itu merupakan pelanggaran HAM, dan menuntut Israel untuk segera membebaskan mereka,” ujar Djani. (vvn)

HOME | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Isi Komentar | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar