|
Butuh Hosting Murah dan Stabil? Pesan di sini

Sebuah pesawat berawak berbahan bakar sel, berhasil terbang pada Selasa (7/07), di Bandara Hamburg, Jerman. Pesawat hasil rancangan Pusat Penerbangan Jerman (Deutsches Zentrum für Luft-und Raumfahrt; DLR) ini diberi nama Antares DLR-H2.
Antares merupakan pesawat yang ramah lingkungan. Pihak DLR mengklaim pesawat ini mempunyai nol emisi CO2 dan kebisingan yang lebih rendah daripada pesawat dengan tenaga lain.
Bahan bakar sel untuk sistem pesawat terbang ini dikembangkan DLR Lembaga Teknis termodinamika (Institut für Technische Thermodynamik – Stuttgart) bekerja sama dengan mitra proyek – Penerbangan Lange, BASF Fuel Cells dan Serenergy (Denmark).
Antares
DLR-H2 memiliki jangkauan 750 kilometer dan dapat terbang selama lima jam. Mesin pesawat tersebut menggunakan bahan bakar sel. Dimana sistem ini mengkonversi hidrogen menjadi energi listrik, dengan melalui reaksi elektrokimia.
“Kami memiliki kemampuan meningkatkan kinerja dan efisiensi dari bahan bakar sel sampai sedemikian luas dengan penerapannya pada pesawat terbang,” ujar Johann-Dietrich Woerner dari Jerman Aerospace Center (DLR) seperti dikutip AFP.
“Ini memungkinkan kita untuk membuktikan kebenaran potensi teknologi ini, dan mungkin juga secara khusus untuk aplikasi di sektor pesawat terbang,” katanya.
Satu-satunya hasil buangan pesawat tersebut ialah air. Pesawat tersebut diklaim bebas karbiondioksida. “Meskipun bahan bakar sel masih jauh dari menjadi sumber energi utama untuk pesawat komersial, teknologi ini merupakan alternatif menarik,” katanya.
HOME | RSS 2.0 | KATEGORI: Teknologi | Isi Komentar | TRACKBACK |
Dude, you should be a writer. Your article is really interesting. You should do it for a living
Mencari segala sesuatu tentang Jakarta di website ini
Caranya:
1. Kirim melalui kontak Form kami. Klik di sini
2. atau mendaftar menjadi member, sehingga anda bisa mengirim melalui dashboard kami. DAFTAR
3. atau kirim melalui email ke: redaksi@lintasjakarta.com