2 rekor MURI awali pembukaan Pasar Induk Modern Puspa Agro

2 rekor MURI awali pembukaan Pasar Induk Modern Puspa Agro

19 - Jul - 2010 | 10:20 pm | kategori:Lintas Daerah

Surabaya, LJ – Jatim memperoleh dua jenis rekor dari MURI yakni panggangan ikan terpanjang di Indonesia (5,5 Km) dan bakar ikan massal terpanjang (5,2 Km) yang diserahkan kepada Ketua Forikan Jatim Hj. Nina Soekarwo. Pemecahan rekor MURI itu mengawali rangkaian acara pembukaan Pasar Induk Modern (PIM) Puspa Agro tahap pertama di Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu pagi (17/7).

PIM Puspa Agro dibangun di atas lahan seluas 50 hektare dan dilengkapi fasilitas diantaranya 7 los pasar dengan 5 ribu stan. Tahap pertama, seluas 15 hektare tanah telah dibangun 2 los pasar yang terdiri dari 1.045 stan.

Banyak harapan dan dukungan pada berdirinya PIM Puspa Agro. Salah satunya dari Gubernur Jatim. Dr. H. Soekarwo menyampaikan, PIM Puspa Agro ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian Jatim. Ia menjelaskan, saat ini transaksi perdagangan antarprovinsi hingga mencapai Rp 44,2 Triliun. Melihat potensi Jatim disertai dengan berdirinya PIM Puspa Agro, Gubernur Jatim menargetkan nilai perdagangan Jatim dengan provinsi lain dapat mencapai Rp 200 Triliun hingga akhir tahun 2010.

Pembukaan Puspa Argo itu dihadiri Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu, Menteri Pertanian Suswono, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf dan Hj. Ummu Fatma, Sekda Prov. Jatim Dr. H. Rasiyo, M.Si, Mantan Gubernur Jatim Imam Utomo, Bupati Sidoarjo Win Hendarso, dan Jajaran Pejabat Pemprov Jatim, DPRD Jatim, dan Muspida Jatim.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengharapkan kehadiran Pasar Induk Puspa Agro Jatim dapat menjadi sumber suplai komoditi pertanian untuk nasional dan internasional. Pasalnya, Indonesia menargetkan pada tahun ini bisa memasok 10 persen kebutuhan sayur dan buah ke Singapura. “Jika tahun ini 10 persen itu bisa dipenuhi, kami bertekad pada 2014 mendatang, Indonesia bisa menyuplai kebutuhan komoditi pertanian ke Singapura sebesar 30 persen. PIM Puspa Agro Jatim harus bisa menjadi salah satu sumber suplai itu,” ujar Hatta Rajasa saat meresmikan Puspa Agro.
Menurut Hatta, selama ini pertumbuhan ekonomi Jatim selalu di atas rata-rata nasional Jatim dianggap sebagai salah satu provinsi yang luar biasa dalam mengembangkan produk-produk pertaniannya. “Pemerintah pusat akan membantu connectivity, infrastruktur, dan jaringan agar bisa mendorong ekspor Indonesia,” imbuhnya. Lebih lanjut disampaikan Hatta Rajasa, Puspa Agro ini dapat dijadikan percontohan bagi provinsi lain agar berinovasi untuk meningkatkan perekonomian di daerah masing-masing.”

Selain itu, mantan Gubernur Jatim Imam Utomo mengaku terharu dan senang dengan pembukaan Puspa Agro Jatim. “Akhirnya, cita-cita saya sejak menjabat Gubernur dua periode terwujud. Semoga Puspa Agro berguna meningkatkan kesejahteraan petani Jatim,” ujar Imam Utomo. Menurutnya, Puspa Agro menjadi salah satu proyek pembangunan yang dapat mendukung peningkatan ekonomi Jawa Timur. ( IMAM WATULINGAS ).

HOME | RSS 2.0 | KATEGORI: Lintas Daerah | Isi Komentar | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

Mencari segala sesuatu tentang Jakarta di website ini


baner sarang semut majalah gratis profil sekolah jakarta

Caranya:
1. Kirim melalui kontak Form kami. Klik di sini
2. atau mendaftar menjadi member, sehingga anda bisa mengirim melalui dashboard kami. DAFTAR
3. atau kirim melalui email ke: redaksi@lintasjakarta.com

website sekolah