Jatim sangat agresif memelihara lingkungan

Butuh Hosting Murah dan Stabil? Pesan di sini

Jatim sangat agresif memelihara lingkungan

Gubernur Jatim Soekarwo menyerahkan bibit tanaman kepada Walikota Batu, Edy Rumpoko dalam acara Hari Lingkungan Hidup 2010 di Taman Wisata Waduk Selorejo, Kabupaten Malang, Senin (26/7)

27 - Jul - 2010 | 7:23 pm | kategori:Lintas Daerah

Malang, LJ – Jatim dinilai sangat agresif dan progresif dalam memelihara dan menjaga lingkungan hidup. Dengan predikat terbaik itu, Jatim memperoleh penghargaan berupa mobil hijau dari pemerintah pusat. “Suatu prestasi bagi seluruh masyarakat Jatim sebagai kumpulan orang-orang yang peduli pada lingkungan,” demikian disampaikan Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo saat menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup 2010 di Taman Wisata Waduk Selorejo, Kabupaten Malang, Senin (26/7).

Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim ini mengatakan, menurut penilaian majalah SWA 2010 ada 5 provinsi yang manajemen pengelolaan lingkungan hidupnya dinilai baik yakni Bali, Gorontalo, Kalimantan Tengah, Jatim dan Sumatera Barat. Provinsi Jatim menduduki peringkat ke-4 untuk kategori manajemen pengelolaan lingkungan hidup. Untuk itu Soekarwo berpesan kepada masyarakat Jatim untuk terus meningkatkan upaya ini, agar Jatim menjadi provinsi terbaik ke depan dalam menjaga kelestarian lingkungannya.

Dalam kegiatan ini, Soekarwo juga memberikan piala Kementerian Lingkungan Hidup kepada 42 sekolah di Jatim yang meraih Piala Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Selain itu, Gubernur juga memberikan Piala Kalpataru tingkat Jatim kepada 12 orang yang dianggap berjasa dalam melestarikan alam sekitarnya. Ke-12 orang itu diantaranya, Wagimin, warga Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan yang memperoleh Kalpataru kategori perintis lingkungan, Mardi yang merupakan warga Dusun Batu RT 01, RW 07, Desa Donorojo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan dengan kategori pengabdi lingkungan. Serta Kalpataru kategori kelompok penyelamat lingkungan yang diberikan pada Kelompok Tani Sido Dadi, Dusun Semanding, Desa Bajulan,Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.

Kemudian, kategori pembina lingkungan yang diberikan kepada Endang Sulistiyowati, warga Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten

Malang ini, juga akan diisi sejumlah kegiatan, di antaranya “Kemah Hijau”, penyebaran angket “Peduli Daerah Aliran Sungai Brantas”, dan uji emisi kendaraan bermotor. Selain itu, peringatan ini juga diisi dengan pameran sarana teknologi ramah lingkungan.

Sementara itu, Gubernur Jatim menjelaskan, target program tahun 2009 ditanam pohon sebanyak 69 juta pohon. Yang masih hidup sejumlah 60-70 persen, yang lainnya mati bisa karena tidak dipelihara atau ditanam pada musim kemarau.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur memberikan apresiasi yang tinggi kepada gerakan perempuan tanam pohon di Jatim yang melampaui target. Sehingga atas kepedulian provinsi ini terhadap lingkungan hidup, Jatim memperoleh 2 buah mobil hijau.

Gubernur pun memaparkan bahwa dinas pertanian Jatim telah membagi 668 chopper dan granule alat pembuat pupuk organik. ”Dengan alat tersebut produk pupuk organik naik 11 persen,” imbuh Pakde Karwo.

Dicontohkan Pakde Karwo, padi IR64 jenis premium, saat ini dipasaran harganya Rp 6.700,00 jika padi diberi pupuk organik harganya bisa mencapai Rp 12.000,00.

”Ini merupakan perkembangan Jatim di bidang agro, semua produk organik sudah diekspor ke mancanegara,” lanjutnya.(Imam Watulingas)

HOME | RSS 2.0 | KATEGORI: Lintas Daerah | Isi Komentar | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

Mencari segala sesuatu tentang Jakarta di website ini


baner sarang semut majalah gratis profil sekolah jakarta

Caranya:
1. Kirim melalui kontak Form kami. Klik di sini
2. atau mendaftar menjadi member, sehingga anda bisa mengirim melalui dashboard kami. DAFTAR
3. atau kirim melalui email ke: redaksi@lintasjakarta.com

website sekolah