Petani Jatim buka pelatihan bertani tingkat internasional

27 - Jul - 2010 | 11:06 pm | kategori:Lintas Daerah

Surabaya, LJ – Pengurus Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Jatim siap menerima layanan pelatihan bertani internasional. Dua daerah yang siap menerima pelatihan tersebut, yakni P4S Kabupaten Jombang dan Nganjuk.

Ketua P4S Jatim, Ir Totok Sudariyanto, Senin (26/7) mengatakan, kesiapan dua daerah tersebut menerima pelatihan dari petani negara lain, karena mayoritas pengurusnya sering mengikuti dan mewakili Jatim dalam pelatihan pertanian antar negara. Selain itu fasilitasnya infrastrukturnya juga sudah lengkap.

Selama ini, petani Jatim sering mengikuti even kerjasama pelatihan pertanian antar negara-negara se-Asean, Asia dan Afrika. ”Infrastruktur pertanian dan kualitas sumberdaya manusia petani kita sudah mumpuni untuk menerima pelatihan antar negara,” katanya.

Dikatakannya, potensi pertanian kita sebenarnya tidak jauh berbeda dengan daerah lain. Maju dan tidaknya pengembangan pertanian di suatu negara tergantung bagaimana memanfaatkan potensi alam yang ada.

Petani kita memiliki potensi memajukan pertaniannya dengan memanfaatkan kearifan lokal yang ada. Memajukan sektor pertanian tidak harus ikut-ikutan memanfaatkan kemajuan teknologi dari barat.

Bertani dengan menyesuaikan potensi alam dan menanam sesuai dengan komoditas yang ada, akan mampu memberikan pelajaran baru bagi petani asing. Selama ini, yang sering dipelajari oleh petani kita dari petani negara lain adalah cara mereka bercocok tanam sesuai potensi di negaranya. Namun setelah cara tersebut diterapkan di wilayah kita, banyak yang kurang sesuai.

Di pusat pelatihan P4S Kabupaten Nganjuk dan Jombang yang memiliki pusat pelatihan pemagangan tersentra dalam satu komplek, meski belum mendapatkan sertifikasi internasional. Namun layanan yang tersedia sudah sesuai dengan kualifikasi yang ditetapkan oleh Food and Agriculture Organization (FAO) atau lembaga pertanian dunia.

Dua pusat pelatihan tersebut selama ini telah melaksanakan pelatihan bertani menggunakan metode ceramah, diskusi kelompok, pemecahan masalah dan kunjungan lapangan. Kemudian diakhiri pelatihan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL), sehingga dapat diketahui rencana kegiatan sebagai tindak lanjut hasil pelatihan. Cara tersebut diharapkan peserta dapat meningkatkan pengelolaan manajemen bertani di wilayah kerjanya masing-masing.

Kesiapan P4S Jatim menerima pelatihan internasional merupakan hasil rekomendasi dari Munas P4S Ke-II pada 20-23 Juli di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Di pilihnya P4S Jatim juga didasarkan dengan potensi agrikultur yang memiliki aneka ragam potensi tanaman pangan dan hortikultura.

Sebagaimana sebelumnya diberitakan, lembaga pertanian yang kini sering melakukan pelatihan bertani di Jatim, yakni P4S. P4S adalah lembaga pelatihan pertanian dan pedesaan yang didirikan, dimiliki, dikelola oleh petani secara swadaya baik perorangan maupun berkelompok.

P4S merupakan salah satu lembaga masyarakat milik petani yang secara langsung berperan aktif dalam pembangunan pertanian melalui pengembangan sumberdaya manusia pertanian, yaitu petani dan masyarakat di wilayahnya, baik dalam bentuk pelatihan, penyuluhan, dan pendidikan.(Imam Watulingas)

HOME | RSS 2.0 | KATEGORI: Lintas Daerah | Isi Komentar | TRACKBACK |

2 Komentar untuk “Petani Jatim buka pelatihan bertani tingkat internasional”

  1. Petani Jatim buka pelatihan bertani tingkat internasional | Agenda Indonesia Says:
    September 13th, 2010 at 8:54 pm

    [...] Baca selengkapnya disini [...]

  2. P4S Ngudiajiningtani Says:
    April 1st, 2011 at 7:28 pm

    salut sbg P4s dapat menyelenggarakan pelatihan bertani tingkat internasional, kalau kami mengajukan demikian apa dapat di fasilitasi

Silakan Mengisi Komentar

Mencari segala sesuatu tentang Jakarta di website ini


baner sarang semut majalah gratis profil sekolah jakarta

Caranya:
1. Kirim melalui kontak Form kami. Klik di sini
2. atau mendaftar menjadi member, sehingga anda bisa mengirim melalui dashboard kami. DAFTAR
3. atau kirim melalui email ke: redaksi@lintasjakarta.com

website sekolah