|
Butuh Hosting Murah dan Stabil? Pesan di sini
7 - Oct - 2009 | 3:05 am | kategori:politik dan HukumPuluhan wartawan cetak dan televisi memboikot pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VIII di Pekanbaru, Riau, kemarin, Selasa, (6/10) sekitar pukul 21.30 WIB. Aksi itu dilakukan karena panitia pelaksana Munas diskriminasi terhadap wartawan.
Puluhan wartawan yang melakukan aksi ini protes dengan tindakan panitia pelaksanaan munas yang tidak memperbolehkan mereka meliput di dalam ruang sidang munas.
Hanya dua stasiun televisi yakni TV One dan ANTV yang diperbolehkan mengambil gambar dan liputan di dalam ruang sidang. Sedang para pewarta lainnya hanya bisa meliput dari luar sidang.
Kondisi ini sudah terjadi sejak pagi pelaksanaan Munas hingga pada lanjutan agenda pembacaan tanggapan atas pertanggungjawaban Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla.
Aksi boikot ini diawali dengan surat pernyataan dan tanda tangan dari para wartawan. Boikot ini juga ditandai dengan aksi kameramen dan fotografer yang meletakkan alat kerjanya di lantai di depan pintu masuk ruang sidang. (MI)
HOME | RSS 2.0 | KATEGORI: politik dan Hukum | Isi Komentar | TRACKBACK |
Mencari segala sesuatu tentang Jakarta di website ini
Caranya:
1. Kirim melalui kontak Form kami. Klik di sini
2. atau mendaftar menjadi member, sehingga anda bisa mengirim melalui dashboard kami. DAFTAR
3. atau kirim melalui email ke: redaksi@lintasjakarta.com