|
« Pembangunan kembali tanggul Situ Gintung akan dimulai Desember | Kapal Feri Dumai Express 10 tenggelam »
Sebuah kapal yang membawa 75 ton atau 3.000 karung amonium nitrat diamankan petugas Bea Cukai (BC) Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Kapal KLM Fungka Sejahtera yang membawa muatan tersebut dari Johor Bahru, Malaysia untuk dibawa ke Slayar Sulawesi Selatan.
Awalnya nakhoda kapal berusaha menghindar dari patroli dari petugas di laut, baik dari BC, TNI AL dan Polair, dengan tidak langsung menuju perairan internasional dan kemudian masuk ke wilayah Indonesia. Namun, terlebih dulu melewati pulau-pulau di Malaysia. Dan, jika lolos akan langsung ke Slayar, Sulawesi Selatan.
“Setelah memuat 3 ribu karung di Pasir Gudang, Johor Bahru, Malaysia, KLM Fungka Sejahtera melakukan perjalanan dengan menyisir perairan pulau-pulau di sekitar Malaysia. Misalnya, dari Pasir Gudang masuk ke Pulau Lima. Kemudian masuk ke Kuala Tinggi dan Pulau Tioman, Malaysia,” ujar Kasi Operasi P2 Kanwil IV DJBC Tipe Khusus Andhi, Jumat (20/11).
Setelah keluar dari jalur pelayaran pulau-pulau Malaysia, KLM Fungka Sejahtera masuk ke Perairan Malam Biru. Dan, pada saat berada sekitar 30 mil dari perairan di atas Mapur, kapal tersebut berhasil diamankan.
“Pada saat diamankan, beberapa orang kru atau anak buah kapal (ABK) sempat memberikan perlawanan. Sehingga, kapal patroli BC meminta bantuan dengan memanggil BC 8005. Tujuannya, untuk membawa kru kapal langsung menuju ke Tanjungbalai Karimun,” ungkapnya.
HOME | RSS 2.0 | KATEGORI: Lintas Daerah | Isi Komentar | TRACKBACK |
Mencari segala sesuatu tentang Jakarta di website ini
Caranya:
1. Kirim melalui kontak Form kami. Klik di sini
2. atau mendaftar menjadi member, sehingga anda bisa mengirim melalui dashboard kami. DAFTAR
3. atau kirim melalui email ke: redaksi@lintasjakarta.com