baner oerban.com

« Pemerintah akan relokasi 350 ribu warga pingggir Ciliwung | Yusuf Manggabarani Wakapolri Baru »

Gus Dur wafat, masyarakat diimbau mengibarkan bendera setengah tiang

Gus Dur wafat, masyarakat diimbau mengibarkan bendera setengah tiang31 - Dec - 2009 | 4:01 am | kategori:Headline

Telah berpulang ke Rahmatullah, Presiden RI ke-4, K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di RSCM Jakarta, Rabu (3012), pukul 18.45. Menurut Tim dokter Kepresidenan, Gus Dur mengalami komplikasi dan kritis pada pukul 18.15 WIB sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

“Dengan ini kami beritahukan bahwa Gus Dur telah meninggal dunia pada hari Rabu 30 Desember pukul 18.45 WIB,” ujar dr Jusuf Misbach dari tim dokter Kepresidenan di RSCM, Jakarta Pusat, Rabu (30/12).

Kabar meninggalnya Gus Dur sontak mengagetkan banyak pihak, dari kolega di NU sampai di pemerintahan menjenguk Gus Dur. Presiden SBY segera menggelar jumpa pers di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (30/12) pukul 21.40 WIB. Mewakili pemerintah, SBY menyatakan duka cita yang mendalam atas wafatnya KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Presiden memerintahkan masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari.

“Saya juga meminta kepada seluruh rakyat Indonesia, mulai besok mengibarkan bendera setengah tiang selama 7 hari,” pinta SBY dalam jumpa pers di Istana Presiden.

Sebelumnya diberitakan, SBY mengunjungi Gus Dur di RSCM karena mendapat laporan dari tim dokter yang merawat mantan presiden RI tersebut sedang kritis.

Presiden SBY telah membatalkan semua agenda kenegaraannya setelah mendapatkan kabar mantan presiden RI Gus Dur wafat. Rencananya, SBY akan memimpin sendiri upacara kenegaraan pemakaman Gus Dur di komplek pemakaman keluarga di Tebu Ireng Jombang, Jatim.

“Presiden jam 07.00 WIB besok direncanakan terbang ke Surabaya lalu ke Jombang memimpin upacara kenegaraan pemakaman Gus Dur,” kata juru bicara presiden Julian Aldrin Pasha.

HOME | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Isi Komentar | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar