<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>lintasjakarta.com &#187; Bodetabek</title>
	<atom:link href="http://lintasjakarta.com/category/bodetabek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lintasjakarta.com</link>
	<description>Berita dan Informasi Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Jul 2011 07:53:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.1</generator>
		<item>
		<title>Long Weekend, jalur menuju Puncak padat</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/04/2010/1059/long-weekend-jalur-menuju-puncak-padat/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/04/2010/1059/long-weekend-jalur-menuju-puncak-padat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2010 06:09:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bodetabek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1059</guid>
		<description><![CDATA[Libur panjang akhir pekan rupanya banyak dimanfaatkan warga Jakarta untuk berlibur ke luar kota. Akibatnya jalur menuju tempat wisata padat. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Libur panjang akhir pekan rupanya banyak dimanfaatkan warga Jakarta untuk berlibur ke luar kota. Akibatnya jalur menuju tempat wisata padat. Ini yang tyerjadi pada jalur lalu-lintas di kawasan Puncak, yang membentang dari Kabupaten Bogor hingga Cianjur, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (3/04) pukul 08:00 WIB kembali padat.</p>
<p>Wilayah Bogor merupakan kawasan wisata yang menjadi sasaran warga untuk mengisi waktu libur panjang pekan ini. Kepadatan lalu-lintas menyebabkan dua lajur di jalur menuju Puncak dipenuhi kendaraan dari Jakarta menuju Puncak hingga menyebabkan kemacetan sepanjang 1 kilometer (km).</p>
<p>Kasatlantas Polres Bogor AKP Hendra Gunawan mengatakan, kemacetan arus lalu lintas sudah terjadi mulai dari tol Jagorawi Km 47, Pasir Angin sampai Simpang Gadog. Akibatnya kendaraan hanya dapat dipcau 15 km/jam. </p>
<p>Untuk mencegah kemacetan panjang, aparat Polres Bogor menerapkan sistem satu arah (one way). Pemberlakuan satu arah akan dimulai satu jam ke depan, karena arus saat ini masih dapat dikendalikan.</p>
<p>&#8220;Belum terjadi kemacetan serius, hambatan terjadi di kawasan Pasir Angin hingga Simpang Gadog. Mungkin antara pukul 09:00 WIB dan 10:00 WIB `one way` akan kita berlakukan,&#8221; katanya dan menambahkan bahwa &#8220;one way&#8221; akan diberlakukan di Simpang Tugu.</p>
<p>Kondisi sebaliknya terjadi di jalur arah Puncak menuju Jakarta yang lengang dan lancar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/04/2010/1059/long-weekend-jalur-menuju-puncak-padat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BNN musnahkan ribuan pil ekstasi</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/01/2010/1014/bnn-musnahkan-ribuan-pil-ekstasi/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/01/2010/1014/bnn-musnahkan-ribuan-pil-ekstasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 19:14:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bodetabek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1014</guid>
		<description><![CDATA[Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali melakukan Pemusnahan narkotika itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang mendapatkan ketetapan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali melakukan Pemusnahan narkotika itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang mendapatkan ketetapan barang bukti dari kejaksaan setempat.</p>
<p>Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan pemusnahan barang bukti Narkotika hasil dari berbagai hasil sitaan kejahatan Narkotika. Pemusnahan ini dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 yang menjelaskan bahwa barang bukti tindak pidana narkotika harus dilakukan pemusnahan setelah mendapatkan ketetapan barang bukti dari kejaksaan setempat.</p>
<p>&#8220;Kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba ini merupakan rangkaian lanjutan proses penyidikan sebagaimana amanat undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada hadirin yang hadir disini dalam rangka pemusnahan barang bukti narkotika yang berhasil disita oleh penyidik baru-baru ini,&#8221; ujar Drs. Gories Mere, Kepala Badan Narkotika Nasional.</p>
<p>Barang bukti yang dimusnahkan merupakan sitaan yang diperoleh BNN selama kurun waktu Desember 2009, dengan jumlah total 9.972 butir Ekstasi dan 672 gram Shabu. Dari jumlah tersebut sebanyak 9.635 butir Ekstasi dan 610 gram Shabu telah dimusnahkan. Sedangkan sisanya sebanyak 337 butir Ekstasi dan 62 gram Shabu disimpan untuk kepentingan pendidikan dan pelatihan serta bukti persidangan, </p>
<p>Kegiatan dilaksanakan di halaman belakang kantor BNN pada Senin (18/01) dipimpin oleh Sekretaris Lakhar BNN Drs. Bambang Abimanyu dan dihadiri oleh beberapa perwakilan instansi terkait, seperti Kejagung RI, Pengadilan Tinggi Banten, BNP Banten, BNP DKI Jakarta, Ditjen Bea dan Cukai, Kedubes Iran, tokoh masyarakat dan tokoh agama.</p>
<p>Bila di-estimasikan dengan harga di pasaran, maka keseluruhan barang bukti yang dimusnahkan bernilai kurang lebih Rp. 2.410.800.000,- (dua miliar empat ratus sepuluh juta delapan ratus ribu rupiah), dengan asumsi harga Shabu sebesar Rp. 1.500.000,- / gram dan Ekstasi sebesar Rp. 150.000,- untuk setiap butirnya.</p>
<p>&#8220;Terima kasih saya sampaikan kepada pihak Kejaksaan Agung dan jajarannya serta pihak Pengadilan Negeri Tangerang atas kerjasamanya yang baik selama ini sehingga proses penyidikan berjalan dengan lancar,&#8221; tutup Drs. Gories Mere.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut juga dihadirkan 2 orang tersangka warga Negara Iran yang berhasil ditangkap petugas BNN pada saat berusaha menyelundupkan Narkotika ke wilayah Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/01/2010/1014/bnn-musnahkan-ribuan-pil-ekstasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembangunan kembali tanggul Situ Gintung akan dimulai Desember</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/11/2009/985/pembangunan-kembali-tanggul-situ-gintung-akan-dimulai-desember/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/11/2009/985/pembangunan-kembali-tanggul-situ-gintung-akan-dimulai-desember/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 22:40:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bodetabek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=985</guid>
		<description><![CDATA[Situ Gintung yang pernah jebal tanggulnya pada 27 Maret 2009 akan segera diperbaiki. Saat ini desain rencana tanggul situ yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Situ Gintung yang pernah jebal tanggulnya pada 27 Maret 2009 akan segera diperbaiki. Saat ini desain rencana tanggul situ yang terletak dikelurahan Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini sudah selesai.  Menurut Penjabat Wali Kota Tangsel Shaleh MT, proyek pembangunan tangggul Situ Gintung akan dimulai bulan Desember.</p>
<p>“Berdasarkan hasil pertemuan kami dengan Kepala Balai Besar Waduk Sungai Ciliwung Cisadane pak Pitoyo Subandriyo dengan sejumlah pejabat di pemerintah pusat lainnya, pembangunan akan dimulai pada Desember ini,” ujar Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan Shaleh MT, yang mengaku baru saja mengadakan pertemuan dengan pejabat pusat di Ciputat Timur, Jumat, (20/11) siang.</p>
<p>Shaleh mengatakan, kontraktor yang akan mengerjakan tanggul itu nantinya berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sedangkan dana untuk pembangunan berasal dari APBN sebesar Rp91 miliar. Shaleh menjelaskan, dana Rp 91 miliar tersebut merupakan biaya pembangunan tangggul, juga pembebasan tanah milik masyarakat untuk lahan pintu tanggul Situ Gintung seluas 26 meter persegi.</p>
<p>Saat ini warga sekitar tanggual Situ Gintung mulai resah. Hujan yang mulai turun deras di Jakarta dan sekitarnya menyebabkan banjir. Apalagi kondisi Situ Gintung yang tidak bisa menyipan air seperti dulu memperbesar kemungkinan banjir kalau hujan turun. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/11/2009/985/pembangunan-kembali-tanggul-situ-gintung-akan-dimulai-desember/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

