<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>lintasjakarta.com &#187; Lintas Daerah</title>
	<atom:link href="http://lintasjakarta.com/category/lintas-daerah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lintasjakarta.com</link>
	<description>Berita dan Informasi Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 16:10:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>GUbernur Jatim: Selamatkan sumber mata air</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1294/gubernur-jatim-selamatkan-sumber-mata-air/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1294/gubernur-jatim-selamatkan-sumber-mata-air/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 16:10:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/07/2010/1294/gubernur-jatim-selamatkan-sumber-mata-air/</guid>
		<description><![CDATA[Malang, LJ &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (LH) tingkat Jawa Timur 2010, Gubernur Jatim, Dr H Soekarwo mengimbau pada seluruh pihak, termasuk pemerintah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Malang, LJ</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (LH) tingkat Jawa Timur 2010, Gubernur Jatim, Dr H Soekarwo mengimbau pada seluruh pihak, termasuk pemerintah, perusahaan BUMN/BUMD atau swasta, dan masyarakat agar melakukan upaya penyelamatan sumber mata air. “Selamatkan sumber mata air dari kerusakan dengan melakukan konservasi melalui penanaman pohon di daerah sumber mata air dan di sekitar daerah aliran sungai (DAS),” tegasnya saat di Bendungan Selorejo, Kab Malang, Senin (26/7).</p>
<p>Menurut dia, ini perlu diperhatikan, karena seperti di sumber mata air Brantas, dari 117 mata air yang ada, kini hanya tersisa 53 sumber. Bahkan, jika musim kemarau datang, sumber yang menghasilkan air terbesar hanya tersisa tiga saja. “Kondisi ini memprihatinkan. Terlebih, air yang mengalir hingga ke wilayah Driyorejo Gresik dan Surabaya menjadi kotor. Padahal, DAS Brantas ini menjadi sumber penhidupan bagi sebagian masyarakat Jatim,” ujarnya.</p>
<p>Gubernur yang akrab disapa Pakdhe Karwo ini juga mengapresiasi upaya BLH Jatim bersama Perum Jasa Tirta (PJT) I dalam melakukan patroli air gabungan Kali Surabaya. Dari 26 perusahaan yang tertangkap saat patroli, 13 di antaranya kini sudah dalam proses penyerahan berkas penyidikan, 10 lainnya dalam proses penyidikan, dan tiga industry telah diputus atau divonis di pengadilan.</p>
<p>Ia menuturkan, banyak industri yang membuang limbah cairnya ke sungai. Ini juga menjadi salah satu penyebab kotornya air di DAS Brantas, selain limbah domestik dari kotoran rumah tangga. Untuk mereduksinya, Pemprov Jatim bersama berbagai perguruan tinggi dan BUMN juga menargetkan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sistem komunal domestik untuk mengolah limbah rumah tangga. Pada 2009 telah dibuatkan IPAL sebanyak 140 unit dan tahun ini ditargetkan sebanyak 39 unit.</p>
<p>Untuk konservasi mata air, PJT I juga menyatakan kesanggupannya dalam menghutankan sumber mata air dan DAS di seluruh Jatim. Tahun ini, PJT telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 6 miliar, di antaranya untuk penanaman pohon sebanyak 450 batang.</p>
<p>Dalam peringatan Hari LH tahun ini, Gubernur juga menyerahkan penghargaan Piala Adiwiyata pada 41 sekolah di jatim yang meraih prestasi Adiwiyata Nasional dan memberikan Piala Kalpataru bagi 12 orang. Selain itu juga melakukan pelepasan 50 ekor merpati, 500 burung pipit, dan 40.000 benih ikan mas dan nila.</p>
<p>BLH juga menggelar berbagai kegiatan mulai tanggal 23-26 Juli. Seperti kemah hijau yang akan dilaksanakan pada 24-26 Juli, dan penyebaran angket “Peduli Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas” dan mengadakan uji emisi kendaraan yang dilaksanakan pada 23 Juli di Jalan Raya Kota Batu.</p>
<p>Gelar seni pelajar se-Jatim yang diikuti pelajar SMA dan SMP se-Jatim dengan bentuk kegiatan bernyanyi, baca puisi, drama, musik dan peragaan busana juga dilaksanakan pada 25 Juli di area parkir Bendungan Selorejo. Pameran, sebagai sarana untuk ekspose teknologi ramah lingkungan dan upaya-upaya yang telah dilakukan dalam pengelolaan lingkungan hidup serta media promosi produk ramah lingkungan juga yang digelar pada 25-26 Juli di lokasi yang sama.</p>
<p>Menurut Indra, banyak prestasi yang diperoleh Jatim saat peringatan Hari LH tahun ini. Sehingga, melalui perayaan kali ini, ia berharap dapat menjadi suatu gerakan yang mampu mengubah perilaku semua pihak, agar lebih ramah lingkungan dan efektif serta efisien dalam menggunakan sumber daya alam.</p>
<p><strong>Peringkat empat nasiona</strong>l<br />
Atas perhatian dan komitmen tinggi terhadap kelestarian lingkungan, Provinsi Jawa Timur tahun ini masuk peringkat empat nasional sebagai provinsi yang berprestasi dalam menjaga kualitas lingkungan yang bagus. Untuk itu, Jatim mendapatkan penghargaan Indonesia Green Region Award (IGRA) 2010 versi Majalah Swa dan kantor berita radio KBR68H.</p>
<p>Gubernur Jatim, Dr H Soekarwo saat peringatan Hari Lingkungan Hidup tingkat Jatim di Bendungan Selorejo, Kab Malang, Senin (26/7) menjelaskan, selain Jatim, tahun ini provinsi lain yang mendapatkan penghargaan, yakni pertama diraih Bali, kedua diraih Gorontalo, ketiga diraih Kalimantan Tengah, dan kelima diraih Sumatera Barat. “Dengan masuk peringkat empat ini, maka target Jatim tahun depan harus bisa naik ke peringkat ketiga atau kedua,” katanya.</p>
<p>Ia menuturkan, untuk bisa mencapai target peningkatan peringakat tahun depan, maka Pemprov Jatim akan menerapkan kebijakan baru dengan meningkatkan program yang berbasis lingkungan hidup mulai 2011.</p>
<p>Kepala Badan Lingkungan Hidup Jatim, Indra Wiragana SH mengatakan, penghargaan IGRA ini dilakukan melalui proses penilaian dan pengumpulan data APBD semua provinsi, hingga terpilih 15 provinsi yang anggaran lingkungan hidupnya terbesar. Ke-15 provinsi inilah yang menjadi nominator yang salah satunya adalah Jatim. Penilaian selanjutnya menggunakan teknik model penilaian Delphi, yakni penilaian dilakukan dalam dua putaran yang tiap putaran terdiri dari 13 orang panelis.</p>
<p>Dari penilaian panelis tersebut, masing-masing panelis rekomendasikan tiga provinsi terbaik disertai dengan alasan yang mengacu 10 kriteria yang ditentukan para ahli lingkungan hidup. Ke-10 kriteria itu adalah pengelolaan sampah, pengelolaan hutan dan perkebunan, pemanfaatan lahan dan pengelolaan tata ruang, pertanian, transportasi, daerah tangkapan air dan daerah aliran sungai, ketersediaan air bersih, kualitas udara, energi, dan adaptasi terhadap perubahan iklim.</p>
<p>Atas rekomendasi panelis, akhirnya terpilih tujuh provinsi yang menjadi finalis yang mengikuti penilaian terakhir. Penilaian akhir ini adalah presentasi finalis pada tim juri dengan melampirkan dokumen pendukung, seperti APBD dan Perda berbasis lingkungan hidup, program kerjas, serta aksi nyata terkait perbaikan dan pelestarian lingkungan.</p>
<p>Usai presentasi, panitia melalui tim verifikasi pun melakukan peninjauan langsung ke tujuh daerah yang menjadi finalis IGRA 2010. Dari data hasil penilaian panelis, data presentasi finalis, dan hasil verifikasi langsung inilah yang akan dipertimbangkan oleh dalam penjurian IGRA hingga terpilih lima provinsi terbaik.</p>
<p>Ia menambahkan, dengan bertambahnya penghargaan lingkungan hidup bagi Jatim ini, maka kelestarian lingkungan khususnya di Jatim harus lebih baik. “Melestarikan lingkungan ini tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga menjadi tanggung jawab bersama dengan pihak industri dan masyarakat yang kerap menyubang polusi lingkungan dengan mereduksi semaksimal mungkin segala jenis pencemaran yang dapat merusak lingkungan hidup,” tuturnya.(Imam Watulingas) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1294/gubernur-jatim-selamatkan-sumber-mata-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kapal keruk dipindahkan akibat longsoran lumpur</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1292/kapal-keruk-dipindahkan-akibat-longsoran-lumpur/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1292/kapal-keruk-dipindahkan-akibat-longsoran-lumpur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 16:09:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1292</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Badan Pelaksana (Bapel) Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) menarik kapal keruk yang beroperasi di titik 43 bergeser ke arah selatan. Ini dilakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Badan Pelaksana (Bapel) Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) menarik kapal keruk yang beroperasi di titik 43 bergeser ke arah selatan. Ini dilakukan karena kapal keruk terangkat ke atas permukaan disebabkan longsornya lapisan lumpur permukaan ke dalam cekungan lumpur. Cekungan ini terbentuk akibat dari pengoperasian kapal keruk yang melakukan penyedotan lumpur sehingga mengakibatkan perbedaan elevasi lumpur.</p>
<p>Humas Bapel BPLS, Akhmat Kusairi, di Surabaya, Senin (26/7) mengatakan, karena lumpur yang berada di sekitar titik 43 terus menerus dikeruk, maka telah menimbulkan perbedaan elevasi (ketinggian) antara lumpur yang padat dan cair. Perbedaan ketinggian ini menyebabkan longsoran di sekitarnya. Menurut dia, longsoran ini sering terjadi dan sangat normal. Namun, yang terjadi sekarang agak berbeda, mengingat longsoran yang biasanya hanya bersifat parsial kini sudah massif dengan lebar longsoran yang lebih besar.</p>
<p>Dengan terjadinya longsoran ini, memaksa Bapel BPLS untuk menarik kapal keruk yang beroperasi di titik 43 bergeser ke arah selatan, namun masih dalam area titik 43 dan 42. “Kapal Keruk yang mengalami kandas kita posisikan kembali agar nantinya bisa beroperasi lagi dan reposisi ini mungkin membutuhkan waktu sekitar satu hari,“ kata Akhmat.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, kapal keruk yang dioperasikan Bapel BPLS sudah berhasil membuat cekungan yang cukup dalam, dan ini menyebabkan lumpur yang berada di wilayah basah sangat mudah mengalir bagian atasnya dan ini seolah-olah telah terjadi longsor. Ini merupakan salah satu indikasi yang menunjukkkan bahwa sistem pengerukan yang dilakukan Bapel BPLS sejauh ini berhasil.</p>
<p>Terkait langkah ke depan, dalam melakukan pengaliran lumpur ke Kali Porong Bapel BPLS akan terus berupaya memaksimalkan hasil yang diperoleh saat ini.</p>
<p>“Kita ke depannya berencana mengoptimalkan cekungan yang sudah terbentuk, dan secara visual kita bisa melihat perkembangannya. Kita berharap agar sistem yang sudah bagus ini ke depannya bisa lebih balance dan pengaliran lumpur ke selatan sangat lancer,“ jelasnya.</p>
<p>Bapel BPLS berharap agar longsoran ini langsung dari pusat semburan dan mengarah ke kapal keruk sehingga lumpur sangat mudah dialirkan ke Kali Porong dan lumpur tidak mengarah ke utara atau Desa Siring yang langsung berbatasan dengan Jalan Arteri Porong.</p>
<p>Tahap Baru<br />
Lumpur Sidoarjo memasuki tahapan baru, terpantau lereng bawah dari bagian morfologi gunung lumpur, telah mengalami pergerakan ke arah depan (lembah) selanjutnya mengalami tumbukan dengan tanggul lingkar luar di sektor utara (Osaka-Tas) dan berlanjut ke sektor barat (Siring).</p>
<p>Kecenderungan perubahan karakteristik lumpur ini tidak begitu berpengaruh terhadap kekuatan tanggul, ini karena daya dorong ke samping yang dihasilkan oleh padatan lumpur tidak begitu besar.</p>
<p>Air memiliki gaya tekan ke bawah sama dengan gaya dorong ke samping, jika yang berada di sekitar tanggul adalah air, maka kekhawatiran terhadap jebolnya tanggul atau longsornya tanggul mungkin akan terjadi.</p>
<p>Namun, karena secara struktur padatan lumpur yang ada di sekitar area itu lebih cenderung kering, maka gaya dorong ke samping yang dihasilkan tidak begitu besar, dan tanggul masih dalam status aman.</p>
<p>Saat ini lumpur memang sedang mencari kesimbangan alaminya, namun proses yang disertai longsoran lereng gunung lumpur ini berjalan lambat sehingga tidak mungkin akan menyebabkan terlimpasnya lumpur ke luar tanggul dengan sangat ekstrim. Oleh karenanya, Bapel BPLS terus melakukan pemantauan dan penanganan agar jagaan atau waking permukaan lumpur dan tanggul dalam kondisi aman.</p>
<p>Lumpur yang keluar dari pusat semburan merupakan material yang sangat halus, sehingga kecenderungannya akan membentuk lereng yang landai. Berbeda bila material bawaan lumpur kasar, maka kecenderungan membuat lereng semakin tinggi.(Imam Watulingas)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1292/kapal-keruk-dipindahkan-akibat-longsoran-lumpur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa ITS ciptakan melody khusus ibu hamil</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1290/mahasiswa-its-ciptakan-melody-khusus-ibu-hamil/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1290/mahasiswa-its-ciptakan-melody-khusus-ibu-hamil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 16:08:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1290</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Empat mahasiswa Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya yang terdiri dari Asrul Yanuar, Desy Puspitasari, Alifi Adia Pranatha, dan Hendro [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Empat mahasiswa Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya yang terdiri dari Asrul Yanuar, Desy Puspitasari, Alifi Adia Pranatha, dan Hendro Tri Utomo  menciptakan sabuk khusus ibu hamil yang dilengkapi musik yang bernama Melody Baby (Meloby).</p>
<p>Mahasiswa Teknik Industri angkatan 2007, Desy Puspitasari di Surabaya, Senin (26/7) mengatakan, Tim Baby Belt ini menciptakan Meloby berdasarkan referensi berbagai jurnal ilmiah yang mengatakan musik baik bagi perkembangan janin dan meningkatkan kecerdasan anak. </p>
<p>Meloby ini menggunakan converter yang terhubung ke earphone sang ibu, sedangkan satu lagi untuk headset di perut ibu. “Sabuk khusus ibu hamil ini yang dilengkapi dengan musik bisa mencerdaskan sang bayi,” katanya. </p>
<p>Konsep yang digunakan alat bernama Meloby ini pun ternyata juga cukup sederhana, berupa sabuk yang sifatnya elastis dilengkapi penyangga. Inovasi berupa penyangga dimaksudkan untuk menyangga perut sang ibu. “Agar si ibu tidak sakit karena terlalu berat menahan beban,” ujar Desy</p>
<p>Ia menambahkan, sumber musik ini bisa berasal dari ponsel atau pemutar musik digital lain. Sabuk ini yang digunakan bersifat elastis dan berfungsi sebagai penyangga perut sang ibu. Desy mengklaim, kelebihan produknya adalah sangat fleksibel dan multifungsi. Meloby bisa dipakai sambil berjalan-jalan. Selain itu, desainnya modis dan warna sabuk pun bisa diganti-ganti.</p>
<p>&#8220;Ini inovasi pertama di Indonesia. Produk sejenis di luar negeri bisa mencapai harga hingga Rp1 juta. Sementara Meloby kami jual dengan harga Rp 225 ribu,&#8221; katanya.(Imam Watulingas)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1290/mahasiswa-its-ciptakan-melody-khusus-ibu-hamil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>107 Kadet AAL angkatan-58 laksanakan orientasi</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1288/107-kadet-aal-angkatan-58-laksanakan-orientasi/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1288/107-kadet-aal-angkatan-58-laksanakan-orientasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 16:07:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1288</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Sebanyak 107 Kadet Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan-58 yang berhasil menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan dan pendidikan integratif selama satu tahun di Akademi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Sebanyak 107 Kadet Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan-58 yang berhasil menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan dan pendidikan integratif selama satu tahun di Akademi Militer (Akmil) Magelang, sekarang melaksanakan orientasi di AAL. Upacara penerimaan dan pembukaan orientasi Kadet AAL ini dilaksanakan di Lapangan Banda AAL, Bumimoro, Surabaya, Senin (26/7)</p>
<p>“Saya berharap kalian dapat melaksanakan masa orientasi ini dengan baik dan sungguh-sungguh. Manfaatkan kegiatan ini untuk lebih menumbuhkan kebanggaan jiwa korsa, pengetahuan, dan wawasan serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara melalui TNI AL yang akan menjadi medan tugas pengabdian kalian di masa depan,” ujar Gubernur AAL, Laksda TNI Hari Bowo dalam amanatnya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur AAL, Brigjen TNI (Mar) Gatot Subroto saat menjadi Irup pada upacara tersebut.</p>
<p>Menurutnya, masa orientasi merupakan tahapan yang sangat penting untuk memberikan bekal awal pengetahuan dan wawasan berupa pola dan materi pengajaran, pelatihan dan pengasuhan, kematraan laut, organisasi AAL, kehidupan korps kadet serta penanaman jiwa dan semangat nasionalisme dan patriotisme kepada para kadet.</p>
<p>Hal ini sangat berguna bagi para kadet yunior untuk mengetahui dan memahami medan tugas yang akan dihadapi serta dapat mempersiapkan mental psikologis untuk dapat beradaptasi secara cepat dengan lingkungan dan kehidupan ksatriaan AAL.</p>
<p>Dalam masa orientasi ini, para kadet akan mendapatkan materi pembekalan dan ceramah dari tiap-tiap Satuan Kerja (Satker) di AAL, pengenalan kompleks yang meliputi sarana dan prasarana pendidikan, profil kadet AAL, pengasuhan resimen korps kadet, PUDD khas TNI AL, baris berbaris dan kunjungan keberbagai kotama-kotama operasional TNI AL dan Marinir.</p>
<p>Pembekalan Calon Kadet</p>
<p>Sebelumnya, Wagub AAL juga memberikan ceramah pembekalan kepada 185 orang calon Kadet AAL Angkatan-59 yang sekarang ini sedang mengikuti test pusat di Lanal Malang, Jawa Timur.</p>
<p>Topik ceramah yang disampaikan antara lain, sejarah singkat AAL, persiapan ke Akademi Militer (Akmil) bagi mereka yang lulus, gambaran umum AAL, profil pemimpin TNI AL abad ke-21, membangun kehidupan Korps Kadet yang sehat dan dinamis, dan ditutup dengan diskusi dan tanya jawab.</p>
<p>Menurut wagub, AAL merupakan lembaga pendidikan dengan tugas pokok melaksanakan pendidikan pertama perwira TNI AL tingkat akademi, yang memiliki tugas pokok mendidik dan melatih putra-putra terbaik bangsa dari seluruh wilayah Indonesia untuk menjadi Perwira TNI AL, calon-calon pemimpin TNI AL, bangsa dan negara masa depan yang professional di bidangnya, bermoral, berwawasan luas, memiliki semangat patriotisme dan nasinalisme tinggi, militant dan nasionalis ulet dan tangguh serta sehat lahir dan bathin yang nantinya akan memajukan dan membangun bangsa dan negara khususnya TNI dan TNI AL</p>
<p>“Saya berharap bagi yang nantinya berhasil lulus dan diterima menjadi Kadet AAL, ada hal-hal penting yang kalian ketahui dan laksanakan sebagai kadet junior, antra lain adalah memiliki loyalitas dan dedikasi tinggi, hormat dan taat kepada atasan, berani dan bertanggung jawab, benar dan dapat dipercaya, rajin dan cerdas serta korek dan disiplin,’ tegas Brigjen TNI (Mar) Gatot Subroto. (Imam Watulingas)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1288/107-kadet-aal-angkatan-58-laksanakan-orientasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pameran seni rupa &#8220;Home Santi Santi Home&#8221; hadir di ex-Museum Mpu Tantular</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1286/pameran-seni-rupa-home-santi-santi-home-hadir-di-ex-museum-mpu-tantular/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1286/pameran-seni-rupa-home-santi-santi-home-hadir-di-ex-museum-mpu-tantular/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 16:07:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1286</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Pameran tunggal seni rupa bertajuk Home Santi Santi Santi Home karya Pelukis Rella Mart (seniman asal Surabaya), hadir di Museum of Mind, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Pameran tunggal seni rupa bertajuk Home Santi Santi Santi Home karya Pelukis Rella Mart (seniman asal Surabaya), hadir di Museum of Mind, ex-Museum Mpu Tantular, Jl Taman Mayangkara 6, Surabaya, Jawa Timur 26-31 Juli 2010.</p>
<p>“Pameran tersebut saya gelar selama sepekan. Ini karya tunggal saya yang saya buat selama dua tahun terakhir. Semoga karya ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat khususnya penggemar seni lukis,” ujar wanita 43 tahun tersebut di sela-sela pemeran Senin (26/7).</p>
<p>Dalam pameran tunggalnya, Ella menampilkan 49 karya lukisnya ditambah 4 karya tiga dimensi berupa instalansi. Menurutnya, pameran tunggalnya kali ini bertema rumah, karena ia ingin membuka pikiran masyarakat luas bahwa rumah bukan hanya tempat yang ditinggali saja.</p>
<p>“Kalau orang lebih mengerti dan memperhatikan sebuah rumah, maka rumah itu akan terlihat hidup dan sangat berarti, karena itulah saya ingin mengajak semua orang untuk lebih mengerti dan menghargai sebuag rumah,” tutur seniman yang sudah menggelar tiga kali pameran tunggal tersebut.</p>
<p>Selain itu, lanjut Ella, dirinya ingin mengungkapkan pemahaman rumah bagi seseorang dan menghilangakan batasan bahwa rumah bisa digunakan apa saja.</p>
<p>“Banyak orang yang tidak tahu, kadangkala rumah lebih hidup dari pemiliknya. Disinilah saya ingin mengkritisi, bahwa rumah itu hidup jika dipelajari lebih dalam,” kata wanita kelahiran Banyuwangi tersebut.</p>
<p>Ia menambahkan, satu karya yang menjadi lukisan master adalah, lukisan sepanjang 2,20 sentimeter dengan lebar 40 sentimeter. Dalam lukisan tersebut digambarkan bahwa rumah adalah tempat yang paling damai.</p>
<p>Selain itu, secara filosofis, proses menuju ke rumah tidak selalu lurus, namun ada beragam hal yang harus ditempuh. Itulah mengapa lukisan itu bergambar beberapa rumah yang berliku.“Karya itu kebanggaan dan paling tepat untuk mewakili tema pameran kali ini, makanya saya pilih karya tersebut sebagai master,” tuturnya sembari mengaku menyelesaikan lukisan itu hanya sehari saja.</p>
<p>Terkait tingkat kesulitan, wanita yang juga menciptakan beberapa lagu serta menulis buku itu mengaku, tidak terlalu mengalami kesulitan berarti. Hanya saja, kata dia, kendala pameran hanyalah persiapan mental dan pikiran yang fokus. “Untuk melukis, kan butuh waktu, konsentrasi, serta kenyamanan perasaan, jika tidak, kita tidak akan bisa menyelesaikannya,” ujarnya.  </p>
<p>Disinggung mengenai target, ia menegaskan tidak ada kaitannya sama sekali dengan komersialisasi. Karena baginya kepuasan adalah yang utama “Tidak ada niatan komersial, tapi pameran tunggal ini murni karena keinginan batin semata guna menalurkan idealisme,” kata Ella.</p>
<p>Ia berharap, dengan pameran ini maka eksistensi darinta sebagai seorang pelukis dapat terjaga. Dengan semakin sering berkarya dan dipamerkan maka, akan semakin banyak masyarakat yang semakin mengenalnya. (Imam Watulingas)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1286/pameran-seni-rupa-home-santi-santi-home-hadir-di-ex-museum-mpu-tantular/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Petani Jatim buka pelatihan bertani tingkat internasional</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1284/petani-jatim-buka-pelatihan-bertani-tingkat-internasional/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1284/petani-jatim-buka-pelatihan-bertani-tingkat-internasional/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 16:06:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1284</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Pengurus Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Jatim siap menerima layanan pelatihan bertani internasional. Dua daerah yang siap menerima pelatihan tersebut, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Pengurus Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Jatim siap menerima layanan pelatihan bertani internasional. Dua daerah yang siap menerima pelatihan tersebut, yakni P4S Kabupaten Jombang dan Nganjuk.</p>
<p>Ketua P4S Jatim, Ir Totok Sudariyanto, Senin (26/7) mengatakan, kesiapan dua daerah tersebut menerima pelatihan dari petani negara lain, karena mayoritas pengurusnya sering mengikuti dan mewakili Jatim dalam pelatihan pertanian antar negara. Selain itu fasilitasnya infrastrukturnya juga sudah lengkap.</p>
<p>Selama ini, petani Jatim sering mengikuti even kerjasama pelatihan pertanian antar negara-negara se-Asean, Asia dan Afrika. ”Infrastruktur pertanian dan kualitas sumberdaya manusia petani kita sudah mumpuni untuk menerima pelatihan antar negara,” katanya.</p>
<p>Dikatakannya, potensi pertanian kita sebenarnya tidak jauh berbeda dengan daerah lain. Maju dan tidaknya pengembangan pertanian di suatu negara tergantung bagaimana memanfaatkan potensi alam yang ada. </p>
<p>Petani kita memiliki potensi memajukan pertaniannya dengan memanfaatkan kearifan lokal yang ada. Memajukan sektor pertanian tidak harus ikut-ikutan memanfaatkan kemajuan teknologi dari barat.</p>
<p>Bertani dengan menyesuaikan potensi alam dan menanam sesuai dengan komoditas yang ada, akan mampu memberikan pelajaran baru bagi petani asing. Selama ini, yang sering dipelajari oleh petani kita dari petani negara lain adalah cara mereka bercocok tanam sesuai potensi di negaranya. Namun setelah cara tersebut diterapkan di wilayah kita, banyak yang kurang sesuai.</p>
<p>Di pusat pelatihan P4S Kabupaten Nganjuk dan Jombang yang memiliki pusat pelatihan pemagangan tersentra dalam satu komplek, meski belum mendapatkan sertifikasi internasional. Namun layanan yang tersedia sudah sesuai dengan kualifikasi yang ditetapkan oleh Food and Agriculture Organization (FAO) atau lembaga pertanian dunia.</p>
<p>Dua pusat pelatihan tersebut selama ini telah melaksanakan pelatihan bertani menggunakan metode ceramah, diskusi kelompok, pemecahan masalah dan kunjungan lapangan. Kemudian diakhiri pelatihan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL), sehingga dapat diketahui rencana kegiatan sebagai tindak lanjut hasil pelatihan. Cara tersebut diharapkan peserta dapat meningkatkan pengelolaan manajemen bertani di wilayah kerjanya masing-masing.  </p>
<p>Kesiapan P4S Jatim menerima pelatihan internasional merupakan hasil rekomendasi dari Munas P4S Ke-II pada 20-23 Juli di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Di pilihnya P4S Jatim juga didasarkan dengan potensi agrikultur yang memiliki aneka ragam potensi tanaman pangan dan hortikultura.</p>
<p>Sebagaimana sebelumnya diberitakan, lembaga pertanian yang kini sering melakukan pelatihan bertani di Jatim, yakni P4S. P4S adalah lembaga pelatihan pertanian dan pedesaan yang didirikan, dimiliki, dikelola oleh petani secara swadaya baik perorangan maupun berkelompok. </p>
<p>P4S merupakan salah satu lembaga masyarakat milik petani yang secara langsung berperan aktif dalam pembangunan pertanian melalui pengembangan sumberdaya manusia pertanian, yaitu petani dan masyarakat di wilayahnya, baik dalam bentuk pelatihan, penyuluhan, dan pendidikan.(Imam Watulingas) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1284/petani-jatim-buka-pelatihan-bertani-tingkat-internasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bola Voli POPDA Jatim 2010, Surabaya kalahkan Lumajang</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1282/bola-voli-popda-jatim-2010-surabaya-kalahkan-lumajang/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1282/bola-voli-popda-jatim-2010-surabaya-kalahkan-lumajang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 16:05:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1282</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Tim bola voli putra Surabaya berhasil memetik kemenangan perdana di pertandingan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jatim 2010, setelah dipertandingan babak penyisihan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Tim bola voli putra Surabaya berhasil memetik kemenangan perdana di pertandingan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jatim 2010, setelah dipertandingan babak penyisihan yang berlangsung di Nganjuk, Senin (26/7), mampu mengalahkan Lumajang 3-1 (25-19, 19-25, 25-21 dan 25-19).</p>
<p>Kemenangan awal ini, mengingatkan anak asuh pelatih M Labib tersebut mampu mengulang kembali partai ulang pada pertadingan bola voli antar pelajar se Jawa Timur yang digelar oleh Diknas Provinsi Jawa Timur pada ajang Piala Gubernur 2010, Mei lalu. Yang mana tim bola voli putra pelajar Surabaya yang dimotori Danang Setyawan ini mampu menggilas Lumajang dengan skor 3-1.</p>
<p>Pelatih bola voli pelajar putra Surabaya M Labib, ketika dihubungi, Senin (26/7), menjelaskan, motivasi yang dimiliki para pemainnya untuk memenangkan pertandingan sangat menggebu, sehingga membuat Danang Cs lengah dan kecolongan untuk di set II tersebut menjadi milik Lumajang. Namun berkat kecerdikan serta bermain lepas yang diterapkan anak didiknya yang mampu menerapkan instruksi dan strategi dari pelatih akhirnya para pemainnya dapat menyudahi perlawanan Lumajang di set III dan set IV dengan hasil maksimal. Untuk itu, kemenangan ini dapat memacu para pemainnya untuk memenangkan pertandingan melawan Kabupaten Kediri yang dijadwalkan digelar, Selasa (27/7) besok. </p>
<p>Untuk itu, Labib berharap, apabila pada pertandingan kedua nanti Danang Cs mampu mengalahkan Kabupaten Kediri maka dapat dipastikan tim bola voli pelajar putra Surabaya mampu menjuarai group C yang dihuni Surabaya, Lumajang, dan Kabupaten Kediri.”Peluang untuk memenangkan pertandingan di pagelaran hari kedua besok sangat terbuka untuk Danang Cs. Asalkan anak-anak bermain lepas dan tidak keburu untuk cepat menyelesaikan pertandingan. Saya optimistis jika kekuatan timnya dapat mengatasi Kabupaten Kediri dengan catatan tidak meremehkan lawan,” ungkapnya.</p>
<p>Disebutkan, jumlah peserta yang tampil di pagelaran bola voli POPDA 2010 diikuti 24 peserta dengan rincian 12 tim putra dan 12 tim putri. Untuk pertandingan kelompok putra group A bercokol Sidoarjo, Ponorogo, Tulungagung. Group B dihuni Gresik, Banyuwangi, Pamekasan. Group C Kabupaten Kediri, Surabaya, Lumajang. Group D, Nganjuk, Jember, dan Kota Blitar. Sedangkan untuk di sektor pertandingan putri, Group AA dihuni Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Jember. Group BB, Kota Blitar, Ponorogo, Kota Kediri. Group CC, Situbondo, Banyuwangi, Nganjuk. Group DD, Gresik, Sumenep, dan Lumajang. (Imam Watulingas) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1282/bola-voli-popda-jatim-2010-surabaya-kalahkan-lumajang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biaya pembuatan paspor CJH diambilkan dari BPIH</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1280/biaya-pembuatan-paspor-cjh-diambilkan-dari-bpih/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1280/biaya-pembuatan-paspor-cjh-diambilkan-dari-bpih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 16:04:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1280</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Biaya pembuatan paspor untuk Calon Jamaah Haji (CJH) diambilkan dari Biaya Penyelengaraan Ibadah Haji (BPIH). Setelah pembuatan paspor selesai, Kantor Imigrasi akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Biaya pembuatan paspor untuk Calon Jamaah Haji (CJH) diambilkan dari Biaya Penyelengaraan Ibadah Haji (BPIH). Setelah pembuatan paspor selesai, Kantor Imigrasi akan melaporkan hasil pembuatan paspor dan Kementerian Agama (Kemenag Pusat) akan membayarnya.</p>
<p>Kepala Seksi Humas Kemenag Provinsi Jawa Timur, Dr Fachul Arief di kantornya, Senin (26/7) mengatakan, biaya pembuatan paspor tahun ini sebesar Rp 270 ribu dan yang membayar Kemenag pusat.</p>
<p>Adanya pungutan saat pembuatan paspor, bukan untuk biaya pembuatan paspor. Ada kemungkinnan ini adalah biaya untuk akomodasi petugas imigrasi yang datang ke kemenag kabupaten/kota. Ada perbedaan pembutan paspor tahun ini, apabila tahun sebelumnya CJH datang ke kantor imigrasi, tahun ini didatangi oleh petugas imigrasi.</p>
<p>Adanya kasus pungutan yang terjadi di Kabupaten Pemekasan sebesar Rp 50 ribu, dikatakannya bukan untuk biaya pembuaan paspor. ”Mungkin ini untuk biaya akomodasi petugas, yang pasti biaya paspor hanya Rp 270 ribu,” katanya.</p>
<p>Untuk pembuatan paspor tanpa menunggu adanya Peraturan Presiden (Perpres) yang sudah dimulai 1 Juli lalu sampai pertengahan Agustus. Ini sesuai dengan surat Keputusan Dirjen Penyelengaraan Haji dan Umrah, bahwa untuk pembuatan paspor di kantor kementerian agama.</p>
<p>Surat Keputusan Direktur Jendral Penyelengaraan Haji dan Umrah menyatakan bahwa pengurusan paspor dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama yakni surat No. DJ.VII/3/HJ.00/1817/2010. Selain itu, pengurusan paspor tahun ini dilaksanakan pengurusan paspor dimulai pada 1 Juli sampai pertengahan September. CJH yang masuk dalam namor porsi akan dibuatkan paspor, meskipun belum melunasi Biaya Penyelengaraan Ibadah Haji (BPIH). </p>
<p>Upaya ini diharapkan memudahkan dalam mengoordinasi CJH, sebab mereka dapat mengurus ke kantor kementerian agama kabupaten/kota masing-masing. Nantinya, akan ada petugas imigrasi yang keliling ke kantor Kemenag kabupaten/kota untuk membuat paspor CJH. Namun, ia meminta CJH untuk bersabar saat mengurus apabila harus mengantre, karena keterbatasan alat untuk foto yang dimiliki kantor imigrasi.</p>
<p>Direncanakan, hari ini Presiden SBY akan menandatangani Perpres untuk menentukan BPIH. Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun ini turun hingga Rp 4,3 Juta. Ini setelah adanya kesepakatan antara DPR dan Kemenag.</p>
<p>Untuk besaran pasti BPIH 2010 di beberapa embarkasi dirinci, Aceh sebesar 3.147 Dolar AS, Medan 3.237 Dolar AS, Batam 3.325 Dolar AS, Padang 3.233 Dolar AS, Palembang 3.280 Dolar AS, Jakarta 3.364 Dolar AS, Solo 3.327 Dolar AS, Surabaya 3.432 Dolar AS, Banjarmasin 3.440 Dolar AS, Balikpapan 3.474 Dolar AS, dan Makassar sebesar 3.505 Dolar AS.</p>
<p>Ini merupakan kesepakatan DPR RI Komisi VIII dan Kemenag setelah mereka bertemu lebih dari 20 kali dan terlambat 42 hari dari jadwal penetapan, BPIH 2010 turun rata-rata menjadi 3.342 Dolar AS atau Rp 31,74 juta (kurs Rp 9.500 per Dollar Amerika). </p>
<p>Setelah Perpres diterbitkan, maka akan ada penetapan gelombang pelunasan BPIH. Akan ada dua golombang pertama dan kedua untuk melunasi BPIH. Bagi yang belum melunasi pada gelombang pertama dapat melunasi pada gelombang kedua.(Imam Watulingas)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1280/biaya-pembuatan-paspor-cjh-diambilkan-dari-bpih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tunggakan dana bergulir 4 SKPD caoai Rp. 24,44 Miliar</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1278/tunggakan-dana-bergulir-4-skpd-caoai-rp-2444-miliar/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1278/tunggakan-dana-bergulir-4-skpd-caoai-rp-2444-miliar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 16:03:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1278</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur menemukan adanya tunggakan dana bergulir di empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mencapai Rp [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur menemukan adanya tunggakan dana bergulir di empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mencapai Rp 24,440 miliar. Empat SKPD, yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM, dan Badan Ketahanan Pangan (BKP)</p>
<p>Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim, Anna Luthfi usai sidang paripurna, di Gedung DPRD Jatim, Senin (26/7) mengatakan, seluruh dana bergulir di empat SKPD tersebut telah jatuh tempo. Dari empat SKPD, tunggakan dana bergulir yang tertinggi yakni BKP yang mencapai Rp 10, 508 miliar lebih atau 18,3%. Urutan kedua, Dinas Koperasi dan UKM mencapai Rp 6,9 miliar atau 9,5%. &#8220;Kita minta dinas ini agar dapat menekan tunggakan seminimal mungkin, sehingga program untuk meningkatkan perekonomian dapat berjalan optimal,&#8221; paparnya.</p>
<p>Untuk itu, pihaknya meminta agar Dinas Koperasi dapat memberikan intensif bagi UMKM atau pengelola koperasi yang dapat mengembalikan dana bergulir secara tepat waktu. Dengan begitu, Dinas Koperasi tidak lagi melakukan penagihan, dan terbebani tunggakan dana bergulir.</p>
<p>Luthfi mengungkapkan, tunggakan dana bergulir ini juga terjadi di Dinas Peternakan yang mencapai Rp 6, 525 miliar. Dana bergulir ini tercatat dalam temuan BPK terkait 22 rekening aktif yang belum terdaftar dalam usulan penetapan nomer rekening. Komisi B meminta Dinas Peternakan agar melakukan pencatatan dan melaporkan seluruh transaksi ke dalam rekening tersebut. Jumlah tunggakan ini relatif besar karena presentasenya mencapai sekitar 23% dari total dana bergulir yang mencapai Rp 27,513 miliar. &#8220;Dinas Peternakan harus membenahi kinerja pengelolaan investasi dana bergulir yang merupakan tanggungjawabnya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara tunggakan dana bergulir yang terkecil yakni Disperindag yang mencapai Rp 507 juta. Pihaknya meminta agar SKPD tersebut dapat mengelola dana bergulir dengan baik, karena nilai tunggakan akan berakibat pada efektifitas program perkembangan ekonomi masyarakat.(Imam Watulingas) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1278/tunggakan-dana-bergulir-4-skpd-caoai-rp-2444-miliar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DPRD Jatim minta SKPD benahi pengelolaan keuangan daerah</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1276/dprd-jatim-minta-skpd-benahi-pengelolaan-keuangan-daerah/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1276/dprd-jatim-minta-skpd-benahi-pengelolaan-keuangan-daerah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 16:03:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lintas Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1276</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar melakukan pembenahan dalam hal pengelolaan keuangan daerah. Ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar melakukan pembenahan dalam hal pengelolaan keuangan daerah. Ini mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, hingga pengawasan keuangan daerah.</p>
<p>Juru Bicara Komisi A DPRD Jatim, Saut Marisi Siahaan dalam pembahasan atas LKPj gubernur di Gedung DPRD Jatim, Senin (26/7) mengatakan, terhadap rekomendasi BPK tentang keterlambatan penyetoran pendapatan dan sisa anggaran ke kas daerah telah ditindaklanjuti oleh SKPD yang terkait. &#8220;SKPD yang belum menindaklanjuti, kita minta agar segera ditindaklanjuti,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Terkait Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa), pihaknya menilai sisa penggunaan anggaran dari komponen belanja tidak langsung di mitra kerja Komisi A masih relatif tinggi, yakni mencapai Rp 26,376 miliar. Jika permasalahan ini juga terjadi di SKPD di luar mitra kerja Komisi A, maka jumlahnya bisa mencapai Rp 100 miliar.</p>
<p>Menurut dia, meski Silpa akan dikembalikan ke kas daerah, pihaknya meminta agar nantinya SKPD dapat mengakurasi perhitungan kebutuhan belanja tidak langsung secara cermat. Dengan begitu, Silpa dari komponen biaya tidak langsung dapat diperkecil.</p>
<p>Juru Bicara Komisi B DPRD Jatim, Anna Luthfi menuturkan, pemeriksaan BPK itu hanya sampling atau berdasarkan uji petik. Artinya, jika pemeriksaan dapat dilakukan secara menyeluruh, maka jumlah atau besaran kesalahan penganggaran dan pembebanan dapat menjadi besar lagi.</p>
<p>Luthfi mencontohkan, penganggaran belanja atas aset tetap yang dilaporkan sebagai belanja non modal, menyebabkan tambahan aset tetap tidak tercatat dalam neraca. Kesalahan ini jelas berpotensi merugikan keuangan daerah, sehingga mengandung implikasi hukum yang cukup signifikan.</p>
<p>Juru Bicara Komisi C DPRD Jatim, Sugiono menjelaskan, potensi Silpa TA 2009 tidak dapat dijadikan potensi dalam PAK APBD 2010, karena harus dikurangi pengalokasian anggaran dalam APBD murni 2010. Pihaknya memperkirakan Silpa yang telah dianggarkan dalam APBD murni 2010 sebesar Rp 487,301 miliar. Kas di bendahara penerimaan rumah sakit BLUD yang tidak disetorkan melalui rekening kas daerah sebesar Rp 386,315 miliar.</p>
<p>Juru Bicara Komisi D DPRD Jatim, Achmad Iqbal Satria Utama memaparkan, terkait pembangunan JLS pada tahun 2009 dialokasikan anngaran sebesar Rp 36 miliar. Komisi D meminta agar pengalokasian anggaran pada pembahasan berikutnya harus mendapatkan prioritas yang maksimal.&#8221;Pemprov harus berkoordinasi secara intensif dengan pihak yang berkompeten, karena proyek ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Juru Bicara Komisi E DPRD Jatim, Mohammad Ibrahim Adib menjelaskan, pihaknya berharap Dinkes Jatim dapat meningkatkan kinerja yang optimal. Pada tahun anggaran 2009 belanja urusan kesehatan disediakan 18,84% dari total belanja Rp 4, 972 triliun. Dinkes harus segera merespon upaya membangun citra puskesmas dengan melakukan pendataan terhadap puskesmas yang berpotensi untuk kembangkan menjadi puskesmas rawat inap.(Imam Watulingas)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1276/dprd-jatim-minta-skpd-benahi-pengelolaan-keuangan-daerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
