<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>lintasjakarta.com &#187; Olahraga</title>
	<atom:link href="http://lintasjakarta.com/category/olahraga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lintasjakarta.com</link>
	<description>Berita dan Informasi Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Jul 2011 07:53:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.1</generator>
		<item>
		<title>KN tetap tolak 4 nama</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/04/2011/1356/kn-tetap-tolak-4-nama/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/04/2011/1356/kn-tetap-tolak-4-nama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2011 16:41:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1356</guid>
		<description><![CDATA[Satu hari menjelang penutupan bursa pencalonan ketua umum PSSI, situs PSSI terus mengumumkan nama-nama calon. Sejauh ini, mereka yang ditolak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu hari menjelang penutupan bursa pencalonan ketua umum PSSI, situs PSSI terus mengumumkan nama-nama calon. Sejauh ini, mereka yang ditolak FIFA tetap tak diputuskan tidak bisa mencalonkan diri.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, Kelompok 78 terus memberikan dukungan kepada Arifin Panigoro dan George Toisutta. Padahal FIFA sudah memutuskan bahwa keduanya, bersama Nirwan Bakrie dan Nurdin Halid, sudah tak bisa dicalonkan lagi.</p>
<p>&#8220;Sesuai surat FIFA tanggal 4 April dan ditegaskan kembali melalui surat tanggal 21 April, nama-nama tersebut tidak bisa dicalonkan menjadi Ketua Umum, wakil Ketua Umum dan Anggota Komite Eksekutif PSSI,&#8221; demikian tulis situs resmi PSSI.</p>
<p>Sejauh ini George mendapatkan 87 suara pengusul. Namun, mengingat Komite Normalisasi (KN) berpegang teguh pada keputusan FIFA, bisa dibilang suara tersebut gugur.</p>
<p>Dalam daftar tersebut, juga muncul nama Erwin Aksa yang baru beberapa hari lalu mencalonkan diri dan juga mantan Ketua Umum PB PBSI, Sutiyoso, dan juga mantan Menpora, Adhyaksa Dault.</p>
<p>Di daftar nama Wakil Ketua Umum PSSI, juga muncul nama Djoko Driyono. Namun, Djoko tak bisa mencalonkan diri lantaran dirinya merupakan anggota KN. Sebagai catatan, semua yang duduk di dalam kepengurusan KN memang tak bisa maju mencalonkan diri.</p>
<p>Sebagai informasi tambahan juga, besok, Sabtu (23/4), merupakan hari terakhir pencalonan Ketua Umum PSSI, Wakil Ketua Umum PSSI dan Anggota Exco.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/04/2011/1356/kn-tetap-tolak-4-nama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PERPANI Jatim belajar dari kegagalan juara umum Panahan</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1266/perpani-jatim-belajar-dari-kegagalan-juara-umum-panahan/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1266/perpani-jatim-belajar-dari-kegagalan-juara-umum-panahan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 15:59:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1266</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Kegagalan kontingen panahan PPLP Jatim menjadi juara umum di kejuaraan nasional panahan antar Pusat Pendidikan dan Latihan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Kegagalan kontingen panahan PPLP Jatim menjadi juara umum di kejuaraan nasional panahan antar Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) di 22-26 Juli di Surabaya, bukan dianggap kegagalan dan kita harus belajar dari kegagalan agar nantinya kita bisa meraih prestasi kembali. Ini dibuktikan atlet-atlet panahan PPLP Jatim, yang baru saja mengikuti kejurnas junior Mei lalu dan Jatim menjadi juara umum. Setiap atlet kan ada top peakformance dan top peak di kejurnas junior lalu. </p>
<p>Hal ini dikatakan sekretaris Perpani Jatim Drs Denny Trisyanto usai penutupan kejurnas PPLP di lapangan KONI Jatim, Senin (26/7).</p>
<p>Selain itu kegagalan Jatim menjadi juara umum, menurut dia salah satu faktor kegagalan timnya adalah jadwal yang padat. Della Adisti Handayani dkk baru saja tampil pada kejurnas di Jakarta Mei lalu. &#8221;Fisik mereka masih ngedrop,&#8221; ujarnya selain pasca Riau Ega atlet panahan Jatim di PPLP lalu, saat ini usianya sudah lebih. </p>
<p>Selain itu prestasi di dunia olahraga prestasi kadang bisa naik dan turun, ini merupakan pembelajaran yang baik, setelah panahan PPLP Jatim mendapatkan MURI dengan prestasi 10 kali juara umum di kejurnas panahan antar PPLP, di even 2010 yang berlangsung di Jatim, Jatim tidak menjadi jauara umum, dengan hasil meraih posisi ke tiga besar dengan raihan 3 emas 5 perak 4 perunggu </p>
<p>Sebenarnya regenerasi yang dilakukan panahan Jatim sudah berjalan, seperti atlet muda panahan Jatim yaitu Dian Nandam Mirsya dan Yoke, ketiga baru berusia 13-14 tahun yang merupakan atlet panahan masa depan Jatim dan mereka merupakan pengganti Riau Ega yang dulu merupakan atlet andalan PPLP jatim, selain itu atlet-atlet panahan daerah lain juga bergerak naik prestasinya.</p>
<p>Sedangkan Sambutan Kadispora Jatim Ali Sa’roni yang dibacakan Kepala Bidang Pengembangan Olahraga Prestasi Dudi Harjantoro MM mengatakan, sebagaimana kita ketahui bahwa kejurnas antar PPLP telah berakhir dengan sukses dan hasil yang memuaskan, marilah keberhasilan yang telah kita raih selalu kita tingkatkan pada even-even berikutnya.</p>
<p>Saya berharap kejurnas panahan antar PPLP ini dapat digelar secara rutin karena kegiatan ini merupakan even olahraga yang sangat penting dalam rangka evaluasi penyelenggaraan PPLP panahan selama kurun waktu satu tahun, di samping itu kejurnas panahan antar PPLP adalah ajang seleksi untuk memperoleh bibit atlet panahan berprestasi di tingkat nasional.</p>
<p>Kami atas nama Pemerintah Jatim menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh panitia dan Pengprop Perpani Jatim atas kerjasamanya yang telah dilakukan secara sinergi dalam penyelenggaraan kejurnas panahan antar PPLP.</p>
<p>Bagi para juara kejurnas ini selamat menjadi terbaik, kami pesan agar lebih semangat dan giat dalam latihan sehingga diperoleh prestasi yang lebih baik di masa depan, jangan puas dengan apa yang diraih karena di depan masih banyak kejuaraan yang lebih tinggi di even nasional maupun internasional. Sedangkan bagi atlet/pelajar yang kalah jangan putus asa, kekalahan merupakan keberhasilan yang tertunda jadi terus berlatih agar ke depan bisa berprestasi dan meraih juara.</p>
<p>Pelihara ke displinan dan sportivitas yang telah tertanam pada kejurnas panahan antar PPLP karena kedisiplinan adalah pangkal keberhasilan.</p>
<p>Sementara itu laporan Ketua Panitia Drs Oesodo MM mengatakan, pelaksanaan Kejurnas panahan antar PPLP 2010 telah berlangsung sesuai jadwal yang direncanakan, yaitu 22-27 Juli, dari hasil kejuaraan ini juara umum diraih Kalimantan Tengah dengan memperoleh 5 emas 4 perak 6 perunggu, II PPLPD Riau 5 emas 3 perak 2 perunggu, III PPLP Jatim 3 emas 5 perak 4 perunggu, IV PPLP Jateng 3 emas 3 perak 3 perunggu dan V PPLP Jogjakarta 2 emas 2 perak 2 perunggu.</p>
<p>Dengan berakhirnya kejuaraan ini kami berterima kasih pada Kementerian Pemuda dan Olahraga yang telah memberikan kepercayaan Jatim dalam menyelenggarakan kejurnas panahan antar PPLP di Surabaya, Tidak lupa kami sampaikan terima kasih seluruh peserta yang dalam kejuaraan ini selalu menjunjung tinggi kedisplinan dan sportivitas sehingga pelaksanaan kejuaraan nasional panahan dapat berjalan lancar, aman dan tertib.</p>
<p>“Kami menyadari dalam pelaksanaan kejurnas antar PPLP kali ini jauh dari sempurna, namun hal itu bukan berarti kami sengaja, oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun selalu kami harapkan guna perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan kejurnas yang akan dating,’ pungkasnya.(Imam Watulingas) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1266/perpani-jatim-belajar-dari-kegagalan-juara-umum-panahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terganggu, persiapan Tim voli junior putra Jatim</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1260/terganggu-persiapan-tim-voli-junior-putra-jatim/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1260/terganggu-persiapan-tim-voli-junior-putra-jatim/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 15:55:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1260</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Persiapan tim bola voli junior putra Jawa Timur yang akan tampil di Kejurnas 2010, di Sentul, Bogor, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Persiapan tim bola voli junior putra Jawa Timur yang akan tampil di Kejurnas 2010, di Sentul, Bogor, 1-6 Agustus, terganggu. Pasalnya para pemain yang mendukung tim bola voli putra Jatim tersebut dipulangkan ke daerahnya masing-masing dengan alasan untuk memperkuat daerahnya pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) di Nganjuk 28 Juli-1 Agustus. </p>
<p>Yang mana khususnya untuk pertandingan cabang olahraga (cabor) bola voli lebih dahulu digelar, yakni 26-29 Juli. Sehingga membuat kesiapan tim voli junior putra Jatim terkesan kurang maksimal yang dimotori Febrianto dan kawan-kawan tersebut.</p>
<p>Pelatih bola voli junior Jawa Timur 2010, Ibarsjah, ketika dihubungi, Senin (26/6) mengatakan, persiapan latihan yang dilakukan anak didiknya menjelang tampil di Kejurnas sebetulnya sudah mencapai 50 persen, jika dilihat dari kerjasama antar pemain yang mendukung tim. Berhubung persiapan tim yang dilakukan Febrianto Cs tersebut terpotong selama empat hari (pertandingan voli POPDA), maka untuk mengembalikan kebutuhan tim maupun kerjasama para pemain (tim work) harus dilakukukan saat dipertandingan.” Ada istilah sambil berenang minum air. Jadi kekompakan tim yang belum sempurna dapat dibenahi sambil berjalan saat bertanding di Kejurnas,” sebutnya.  </p>
<p>”Tahap awal seleksi para pemain voli junior Jatim hingga persiapan tim sudah dilakukan sejak 12-29 Juli. Berhubung dengan adanya jedah waktu selama empat hari kondisi para pemainnya menjadi kurang maksimal. Ditakutkan apabila para pemainnya yang sudah terjaring masuk tim voli junior Jatim itu mengalami cedera saat bertanding di POPDA, maka dapat dipastikan membuat amunisi kekuatan tim menjadi berkurang,” ungkap pelatih asal Mojokerto ini.</p>
<p>Ditanya tentang peta kekuatan tim yang bertanding di Kejurnas Bola Voli Junior 2010, Ibarsjah menyebutkan, sangat awam. Meski awam dengan peta kekuataan tim lawan yang akan dihadapi, namun demikian dia tetap yakin jika para tim yang tampil di kejurnas mempunyai kekuatan yang merata. Pasalnya mereka ating dan bertanding untuk mewakili provinsi masing-masing. Sehingga penampilan mereka dituntut untuk menjadi yang terbaik di ajang tahunan ini. ”Bagaimanapun untuk tim dari Pulau Dewata, Bali dan Kaltim perlu diwaspadai kekuatannya selain tim dari Pulau Jawa di antaranya Jateng, Jogjakarta, dan Jawa Barat,” ungkapnya.</p>
<p>Ibarsjah berharap, tim asuhannya mampu menyumbangkan prestasi terbaik untuk PBVSI Jatim dengan naik kepodium juara. Apalagi kekuatan Febrianto Cs tampil di kejurnas ini sebagai tim juara bertahan yang direbut di kejurnas 2009, Bali. Hal itu tentunya membuat anak didiknya harus optimistis untuk memenangkan pertandingan hingga maju ke babak final. “Saya selalu ingatkan kepada anak-anak untuk tidak meremehkan lawan, Jika ada kesempatan menang harus diselesaikan dengan cepat, sehingga tidak memberikan peluang kepada lawan untuk mengembangkan permainan,” tegasnya. (Imam Watulingas) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1260/terganggu-persiapan-tim-voli-junior-putra-jatim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kejurnas panahan antar PPLP 2010, Jatim waspadai tiga daerah</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1217/kejurnas-panahan-antar-pplp-2010-jatim-waspadai-tiga-daerah/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1217/kejurnas-panahan-antar-pplp-2010-jatim-waspadai-tiga-daerah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 07:59:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/07/2010/1217/kejurnas-panahan-antar-pplp-2010-jatim-waspadai-tiga-daerah/</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Tuan rumah Jatim mewaspadai kekuatan tiga daerah dalam Kejurnas Panahan Antar PPLP (Pusat Pendidikan Latihan Pelajar) di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Tuan rumah Jatim mewaspadai kekuatan tiga daerah dalam Kejurnas Panahan Antar PPLP (Pusat Pendidikan Latihan Pelajar) di Surabaya, 23-26 Juli mendatang. Ketiga daerah itu adalah Jawa Tengah, Lampung dan DKI Jakarta.</p>
<p>&#8220;Secara umum kekuatan panahan antar PPLP sekarang merata. Hampir seluruh daerah punya pemanah bagus-bagus, khususnya Jateng, Lampung dan DKI,&#8221; kata Sekum Pengprov Perpani Jatim, Denny Trisyanto, Kamis (22/7).</p>
<p>Karena itu, suami mantan pemanah nasional Lilies Handayani itu belum berani memprediksi PPLP Jatim akan dapat keluar sebagai juara umum lagi. Apalagi, dalam kejurnas PPLP ke 13 ini, Jatim tidak diperkuat pemanah andalannya, Rio Ega.</p>
<p>Pada kejurnas PPLP 12 di Palangkaraya tahun lalu, Rio mampu membuat prestasi spektakuler dengan merebut 8 emas dari 12 emas yang direbut kontingen PPLP Jatim. Tahun ini, Rio harus absen lantaran sudah tidak menjadi atlet PPLP lagi.</p>
<p>&#8220;Tapi, itu bagus bagi atlet lain. Dengan begitu, atlet lainnya punya kesempatan untuk dapat meraih emas. Termasuk, pemanah Jatim harus termotifasi untuk memberikan yang terbaik bagi daerahnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Jika Jatim keluar sebagai juara umum, tambahnya, maka akan tercatat dalam rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai daerah yang paling banyak mengukir prestasi di kejurnas PPLP. Sampai pelaksanaan kejurnas ke 12, Jatim sudah menorehkan 10 kali juara umum.</p>
<p>&#8220;Delapan kali diantaranya berturut-turut. Prestasi ini belum pernah dicapai oleh daerah lain dan di cabang manapun. Sangat wajar jika  prestasi ini dihargai dengan dimasukkan dalam MURI,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Kejurnas panahan antar PPLP 2010 ini diikuti oleh 22 PPLP dengan jumlah atlet sebanyak 195 orang. Jumlah medali emas yang diperebutkan 22. Sedangkan nomor yang dipertandingkan yaitu recurve, nasional dan compound (eksibisi).(Imam Watulingas)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1217/kejurnas-panahan-antar-pplp-2010-jatim-waspadai-tiga-daerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pebulutangkis Jatim berpeluang rebut juara</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1184/pebulutangkis-jatim-berpeluang-rebut-juara/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1184/pebulutangkis-jatim-berpeluang-rebut-juara/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 18:19:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1184</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Andalan Jatim, Fauzi Adnan juga punya kans menjadi juara. Fauzi ditempatkan di unggulan 6 berpeluang menjuarai tunggal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Andalan Jatim, Fauzi Adnan juga punya kans menjadi juara. Fauzi ditempatkan di unggulan 6 berpeluang menjuarai tunggal putra turnamen Indonesia International Challenge 2010 di GOR Sudirman Surabaya, 27-31 Juli. Ini karena, ia mendapat dukungan penonton.</p>
<p>&#8220;Fauzi bisa menjadi batu sandungan. Tapi, tak menutup kemungkinan pemain Indonesia lainnya bisa membuat kejutan,&#8221; kata Ferry Stewart Pelatih Puslatda Jatim di Hotel Grand Royal Surabaya Rabu (21/7) sore. .</p>
<p>Peluang juara bagi Fauzi karena absennya juara bertahan Dionysius Hayom Rumbaka membuka peluang pebulutangkis PB Djarum dan klub lainnya. Hayom absen lantaran sudah menghuni pelatnas utama. Saat menjuarai Indonesia Challenge 2009 di Jakarta, status Hayom masih pemain pratama. &#8220;Kalau sudah naik kelas, maka tidak boleh mengikuti turnamen pratama, termasuk Indonesia Challenge,&#8221; kata Ferry Stewart,.</p>
<p>Selain ini, seluruh pemain Puslatda Jatim ditargetkan masuk babak semifinal, karena ini juga sebagai evaluasi dan ajang promosi degradasi (promdeg) bagi atlet-atlet bulutangkis Jatim yang dipersiapkan untuk PON XVIII 2012 di Riau mendatang. </p>
<p>Menurutnya, absennya Hayom tidak menurunkan kualitas turnamen. Justru, ini menjadi kesempatan bagi pemain pratama lainnya untuk dapat merengkuh gelar. Jika juara, otomatis akan menaikkan rangking nasionalnya. Beberapa pebulutangkis yang berpeluang merebut juara antara lain Andre Kurniawan, Bandar Sigit Pamungkas dan Adityawarman (Djarum). Ketiganya menempati unggulan pertama, kedua dan keempat di tunggal putra. </p>
<p>Selain banyak diikuti pemain yang sudah malang melintang di even tingkat nasional, Ferry menyebut even ini tetap bermutu lantaran banyak diikuti pebulutangkis dari luar negeri. Hingga drawing, </p>
<p>Ketua Panitia  Kejuaraan, Ir H  Abdul Qhodir mengatakan, kualitas pemain yang turun di event ini cukup bagus-bagus dan kekuatan masing-masing peserta merata. Jumlah peserta ini paling banyak dibanding tahun sebelumnya.  </p>
<p>Data yang dirilis panitia, menyebutkan Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) menurunkan sekitar 40 pemain pratama di turnamen berhadiah total 15.000 dolar AS itu, panitia juga menyediakan doorprize dua sepeda motor bagi penonton karena di event ini panitia memunggut tiket.</p>
<p>Peserta luar negeri yang ambil bagian tercatat 18 negara. Ke-18 negara itu Belgia, Brunei Darussalam, Kanada, Kroasia, Rep Czech, Mesir, Spanyol, Perancis, Jerman, Jepang, Malaysia, Singapura, Srilangka, Swiss, Thailand, Belanda, Italia dan Wales.(Imam Watulingas)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1184/pebulutangkis-jatim-berpeluang-rebut-juara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wagub Jatim minta tak persoalkan status rangkap jabatan pengurus KONI</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1153/wagub-jatim-minta-tak-persoalkan-status-rangkap-jabatan-pengurus-koni/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1153/wagub-jatim-minta-tak-persoalkan-status-rangkap-jabatan-pengurus-koni/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 05:15:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1153</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs H Saifullah Yusuf meminta agar tidak mempersoalkan status rangkap jabatan, karena dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211;  Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs H Saifullah Yusuf meminta agar tidak mempersoalkan status rangkap jabatan, karena dalam waktu dekat ada jaminan dari Ketua Umum KONI Pusat, Rita Subowo terkait revisi Undang-Undang (UU) yang melarang adanya rangkap jabatan di KONI.</p>
<p>Ini dikatakan usai menghadiri sidang paripurna, di Gedung DPRD Jatim, Selasa (20/7). Dia juga mempersilahakan pihak manapun, baik anggota legislatif, maupun pejabat birokrasi untuk menjadi pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim. Ini mengingat dalam UU No 3/ tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN), tidak ada aturan pejabat birokrasi atau legislatif dilarang masuk kekepengurusan KONI. Namun berbeda halnya, dalam UU No 27/ tahun 2009 tentang Susunan dan Kedudukan MPR,DPR dan DPRD menyebut pejabat publik yang dipilih langsung oleh rakyat tidak boleh merangkap jabatan dengan lembaga yang dibiayai oleh APBN maupun APBD.</p>
<p>Wagub yang akrab dipanggil dengan Gus Ipul ini menegaskan, pihaknya memberikan kesempatan bagi siapa pun untuk ambil bagian dalam olahraga. Prinsipnya adalah untuk memajukan olahraga dengan antidiskriminasi.</p>
<p>Keterlibatan anggota dewan di struktur kepengurusan KONI bukan kali ini saja, tetapi sudah ada pada periode sebelumnya. Di sisi lain, pihaknya menilai keterlibatan anggota dewan di KONI Jatim cukup penting. “Secara terang-terangan saya tegaskan, tidak ada maksud apa pun dengan melibatkan mereka. Apalagi dikaitkan dengan anggaran,” paparnya.</p>
<p>Terkait anggaran bagi KONI, tidak hanya dibahas oleh 12 anggota dewan yang masuk kepengurusan. Semua mekanisme penganggaran tetap pada prosedur dengan melibatkan seluruh anggota legislatif. Dengan demikian, tidak ada pengaruh apa pun dalam persoalan anggaran. “Kan masih banyak orang yang dilibatkan dalam pembahasan anggaran, anggota dewan lainnya juga ada,” tegasnya. </p>
<p>Namun, setelah adanya persoalan tentang larangan anggota dewan merangkap jabatan, hingga saat ini, pihaknya belum menerima satu pun laporan pengunduran diri dari 12 anggota dewan. Sebab, sebelum anggota dewan yang ikut dilibatkan dalam struktur kepengurusan KONI, sudah dilakukan pemilihan dengan pembahasan yang matang. Begitu juga dirinya, dalam proses pemilihan, pihaknya terpilih dan masuk dalam formatur merupakan hasil musayawarah dari berbagai usulan yang masuk. (Imam Watulingas)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1153/wagub-jatim-minta-tak-persoalkan-status-rangkap-jabatan-pengurus-koni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pebulutangkis asing kunjungi KONI Surabaya</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1151/pebulutangkis-asing-kunjungi-koni-surabaya/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1151/pebulutangkis-asing-kunjungi-koni-surabaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 05:13:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1151</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Sebanyak 13 bulutangkis asing dari 6 negara, yaitu Perancis, Ceko, Kanada, Thailand dan Jerman mengunjungi KONI Surabaya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Sebanyak 13 bulutangkis asing dari 6 negara, yaitu Perancis, Ceko, Kanada, Thailand dan Jerman mengunjungi KONI Surabaya. Mereka hadir untuk mengikuti kejuaraan bulutangkis Indonesia Challenge. </p>
<p>Dalam kunjungan, mereka dipimpin mantan atlet bulutangkis Indonesia Arif Rosidi dan diterima langsung oleh Wakil Ketua Umum KONI Surabaya, Soenardi di Graha Surabaya Bangkit. “Kami sangat berterima kasih dengan kehadiran pebulutangkis negara asing. Hal ini sesuai dengan motto KONI Surabaya, yakni Surabaya Go International,” kata Soenardi di gedung Graha Surabaya Bangkit, Selasa (20/7) sore..</p>
<p>Arif  Rosidi mengatakan, khusus pemain Prancis yang datang ke Surabaya, mereka ingin mengisi liburan musim panas di Surabaya. Selain mengikuti kejuaraan Indonesia Challenge, 7 pemain asal Prancis itu akan berlatih di klub Jaya Raya Suryanaga sampai pertengahan Agustus mendatang. “Kehadiran pemain Prancis dan beberapa negara di Eropa, sudah menjadi tradisi sejak tahun 2004 untuk mengisi liburan musim panas. Kita akan berusaha terus mempertahankan tradisi ini,” ujar Arif yang kini menjadi pelatih bulutangkis di Prancis.</p>
<p>Selain para pemain yang hadir di Surabaya saat ini, rencananya ada 7 atau 8 pemain nasional Prancis juga akan tiba di Surabaya, 31 Juli nanti untuk berlatih bersama di Jaya Raya Suryanaga hingga 15 Agustus. </p>
<p>Kabid Litbang KONI Surabaya, Irwan Setiadi yang juga pengurus Jaya Suryanaga menginformasikan sebenarnya ada 19 pemain asing yang saat ini ada di Surabaya. Hanya saja, yang bisa hadir di KONI Surabaya 13 pemain, karena sisanya berhalangan. (Imam Watulingas)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1151/pebulutangkis-asing-kunjungi-koni-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebanyak 216 pecatur ikuti Turnamen Piala Kajati</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1106/sebanyak-216-pecatur-ikuti-turnamen-piala-kajati/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1106/sebanyak-216-pecatur-ikuti-turnamen-piala-kajati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 16:37:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1106</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Sebanyak 216 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti lomba catur nasional Piala Kajati Jatim. Lomba diadakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Sebanyak 216 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti lomba catur nasional  Piala Kajati Jatim. Lomba diadakan untuk memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-50 yang jatuh pada 22 Juli 2010.</p>
<p>Kajati Jatim, M Farela saat ditemui di sela-sela Pembukaan Kejuaraan Piala Kajati Jatim, Senin (19/7) berharap dengan digelarnya kejuaraan catur bisa memunculkan pecatur berbakat. Tak hanya itu, dengan digelarnya turnamen ini para jaksa bisa saling mendukung dengan pekerjaan. “Permainan catur sendiri bagi jaksa bisa diterapkan dalam pekerjaan,” ujar Farela</p>
<p>Ia menjelaskan, untuk peserta yang mengikuti pada Sabtu (17/7) diikuti 250 peserta yang sampai saat ini sudah masuk peserta umum, yaitu dari NTT, Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah, Banten, Sumatra Utara, Jakarta, dan Yogyakarta. </p>
<p>“Acara catur nasional ini adalah yang pertama diadakan di jajaran Kejaksaan seluruh Indonesia dan acara penutupnya ini nanti akan juga hadir gren Master Catur Indonesia Utut,” tuturnya</p>
<p>Dalam pantau LJ pada hari pertama, Grand Master (GM) Catur Nasional Ardiansyah harus rela dikalahkan oleh Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim Elieser Sahat Maruli Hutagalung dalam Kejuaraan Catur Nasional Kajati Jatim Cup yang mulai digelar Sabtu (17/7) hingga Selasa (20/7). Seperti diketahui, Maruli adalah juga seorang Master Nasional yang pernah meraih gelar master terakhir kali pada 2001.</p>
<p>Pertarungan Maruli vs Ardiansyah di papan catur yang digelar di lantai 8 gedung Kejati Jatim, Maruli berhasil menaklukkan Ardiansyah pada langkah ke-31 dalam waktu tak lebih dari satu jam. Maruli tampak begitu senang dan bangga setelah berhasil mengalahkan Ardiansyah. </p>
<p>Kejuaraan ini juga mendapat dukungan penuh dari Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jawa Timur. Ketua Harian Percasi Jatim Wijaya Rusli mengaku juga sangat senang Kejati Jatim ikut menyelenggarakan acara ini. </p>
<p>“Kami berharap ke depan bukan hanya Kejati saja, tapi pihak lainnya yang juga ikut serta menggelar acara serupa,” ujar Wijaya. (Imam Watulingas)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1106/sebanyak-216-pecatur-ikuti-turnamen-piala-kajati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merata, peta kekuatan atlet Bridge di Jatim</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1104/merata-peta-kekuatan-atlet-bridge-di-jatim/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1104/merata-peta-kekuatan-atlet-bridge-di-jatim/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 16:34:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1104</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Peta kekuatan atlet bridge di Jawa Timur saat ini merata. hal itu terbukti di ajang Kejuaraan Provinsi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, LJ</strong> &#8211; Peta kekuatan atlet bridge di Jawa Timur saat ini merata. hal itu terbukti di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2010 di Pamekasan, 15-18 Juli, ternyata terjadi pergeseran dalam perolehan jumlah medali yang direbut para atlet. </p>
<p>Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Jawa Timur, Soeharto SE MM di Surabaya, Senin (19/7) mengatakan, selama ini Jember selalu menguasai dengan mendominasi juara di semua Kelompok Usia (KU) yang dipertandingkan di Kejurprov Bridge Jatim. Bahkan, selama dua kali pelaksanaan even Kejurprov 2008 di Batu dan 2009 di Kota Blitar, Jember selalu menjadi yang terbaik dengan merebut gelar juara umum secara berturut-turut. Sedangkan di Kejurprov 2010, prestasi terbaik yang selama ini direbut oleh para atlet bridge dari Jember tidak mampu dipertahankan sehingga terpuruk di peringkat III dengan perolehan satu medali emas yang disumbangkan dari pasangan Diana-Azizah yang tampil dipertandingan KU 15.</p>
<p>Perlu diketahui, Jember mampu menjadi juara umum di Kejuprov 2009 dengan mengoleksi empat medali emas, satu perak, dan satu perunggu yang dihasilkan dari KU 15 tahun, KU 18 thn, KU 25 thn, dan KU bebas (emas), medali perak dari KU 12 thn, dan perunggu dari KU 12 thn dengan total poin 44. Surabaya meraih tiga perak, satu perunggu dengan total point 22. Lumajang merebut satu emas dengan total point 10. Sedangkan diajang pegelaran Kejurprov 2010, Kabupaten Jember turun diperingkat III dan hanya memperoleh nilai 11 di bawah Kabupaten Blitar yang mampu menyodok diperingkat II dengan mengumpulkan nilai 14.  Juara umum direbut Kota Surabaya dengan mengumpulkan nilai 35 dari hasil satu medali emas, tiga perak, dan dua perunggu.</p>
<p>Disebutkan, Kejurprov 2010 merupakan pertandingan pasangan yang dibagi dalam 5 Kelompok Usia (KU), yaitu KU 12 thn yang diikuti oleh 26 pasangan, KU 15 thn (34 pasangan), KU 18 thn (54 pasangan), KU 25 thn/junior (30 pasangan), dan KU bebas diikuti 40 pasangan. Total pasangan yang bertanding sebanyak 184 pasangan mewakili 21 Gabungan Kabupaten/Kota se Jawa Timur.</p>
<p>Ditambahkan, perolehan medali emas diajang Kejurprov 2010 terjadi pemerataan untuk pembagian jumlah medali. Dalam perebutan medali emas dipertandingan KU 12 thn secara mengejutkan diraih pasangan Jenar Mahesa AP &#8211; Nurwulaningtyas dari Kabupaten Sidoarjo, KU 15 thn direbut pasangan Diana-Azizah Dari Jember, KU 18 thn diraih pasangan Dony Saputra-Faizal Wahyu DS dari Kota Blitar, KU 25 thn diraih pasangan Kukuh Indrayana-Bambang Onggani C dari Kota Surabaya, Sedangkan KU Bebas direbut pasangan Sujarno-Sunarto dari Kabupaten Pacitan. </p>
<p>Bersamaan dengan Kejurprov Jatim 2010, juga digelar pertandingan memperebutkan Piala Bupati Pamekasan yang diikuti oleh 96 pasangan dari seluruh Jawa Timur, sedangkan juaranya direbut pasangan Syaiful-Dimas dari Kabupaten Jember, juara II ditempati pasangan Hartadi-Agus BK dari Kota Surabaya, dan juara III diduduki pasangan Feri Yudi-Nur Rochman dari Kediri. (Imam Watulingas)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1104/merata-peta-kekuatan-atlet-bridge-di-jatim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PROMDEG ISSI Surabaya hasilkan empat pembalap baru</title>
		<link>http://lintasjakarta.com/07/2010/1102/promdeg-issi-surabaya-hasilkan-empat-pembalap-baru/</link>
		<comments>http://lintasjakarta.com/07/2010/1102/promdeg-issi-surabaya-hasilkan-empat-pembalap-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 16:31:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lintas-jakarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lintasjakarta.com/?p=1102</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya, LJ &#8211; Promosi degradasi (promdeg) yang dilaksanakan Pengkot ISSI Surabaya menghasilkan empat pembalap baru. Mereka adalah M Arifian, Erwin, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Surabaya, LJ &#8211; Promosi degradasi (promdeg) yang dilaksanakan Pengkot ISSI Surabaya menghasilkan empat pembalap baru. Mereka adalah M Arifian, Erwin, dan Suryati yang turun di nomor road race dan Rino M di nomor MTB Cross Country (XC). Keempat atlet terpilih setelah mengikuti Pemusatan Latihan Cabang Promdeg di Lingkar Timur Sidoarjo.</p>
<p>Sekretaris Umum ISSI Surabaya, Anry Bartali, Senin (19/7) memastikan, keempat pembalap baru tersebut sah mengikuti puslatcab triwulan kedua. “Ke depan, masing-masing pelatih kami beri program khusus untuk diterapkan tiap bulan, sehingga pembalap bisa terus meningkatkan performanya,” terangnya.</p>
<p>Bartali tidak menginginkan pelatih hanya menata kemampuan atletnya menjelang promdeg saja. Bisa saja, atlet yang memiliki skill istimewa dapat bernasib buruk, seperti terjatuh, sakit atau masalah non teknis lainnya. Sebaliknya, atlet yang memiliki skill pas-pasan bernasib baik pada saat tes.</p>
<p>Semenara itu, saat ini ISSI Surabaya lagi-lagi dihadapkan dengan minimnya fasilitas yang dimiliki. Hal ini yang mendorong organisasi balap sepeda di Surabaya ini melombakan nomor XC di jalan raya. Di mana, kelompok putra menempuh jarak 14 km dan 8,4 km untuk putri.</p>
<p>Di nomor MTB putri, nama Stevani Oktirani harusnya tidak masuk mengikuti puslatcab balap sepeda setelah kalah dari Quroatul Aini. Tetapi Quroatul sudah masuk puslatcab nomor BMX Cross, maka ISSI Surabaya memberi kursi kepada Stevani untuk mengikuti puslatcab.</p>
<p>Hasil promosi degradasi ISSI Surabaya Road Race Putra, Agung Riyanti, M Arifian, Rahmat Aditya, Erwin. Bagian putrid, Tyas Adika, Devina Betari, Anis Riang, Suryati. MTB Putra, Satrio Inggil, M Ridas Arif Rahman, Rino M, Gusti Aditya Cahyo. Bagian putrid, Melinda Purpani, Yurena Ridhowati, Stevani Oktaviani. (Imam Watulingas)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lintasjakarta.com/07/2010/1102/promdeg-issi-surabaya-hasilkan-empat-pembalap-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

