Rendra Masdrajad Safaat Mendukung Pahlawan Demokrasi untuk Pemilu 2024 yang Jujur dan Adil

Malang, 8 Oktober 2023 – Pada Minggu, (8/10), sejumlah tokoh penting dari dunia politik memberikan dukungan luar biasa terhadap gerakan Pahlawan Demokrasi. Acara yang berlangsung di Cemara Ballroom, Malang, Jawa Timur tersebut merupakan gerakan inisiatif untuk mengawal dan memastikan Pemilu 2024 berlangsung dengan jujur dan adil.

Calon presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, menjadi salah satu pembicara kunci dalam acara tersebut. Kehadiran Anies kali ini tak lain sebagai bentuk dukungannya terhadap gerakan Pahlawan Demokrasi dan mengapresiasi peran penting pemuda dalam menjaga integritas pemilu. Bacapres tersebut  menyebut gerakan ini sebagai cara yang efektif untuk mengamankan suara, terutama mengingat jumlah pemilih muda yang besar.

“Apa yang dikerjakan teman-teman Pahlawan Demokrasi itu adalah cara yang paling efektif untuk mengamankan suara, setiap satu suara adalah kepercayaan, mencari suara penting tapi mengamankan suara jauh lebih penting,” ujar Anies, menegaskan.

Dr. Gamal Albinsaid, politikus dari Partai Keadilan Sejahtera dan inisiator gerakan Pahlawan Demokrasi 2023, juga turut berbicara dalam acara tersebut. 

Ia mengajak para pemuda untuk terlibat aktif dalam gerakan ini dengan memanfaatkan teknologi dan gadget untuk mengawal tempat pemungutan suara (TPS). Deklarasinya  dalam acara ini menegaskan tekad mereka untuk menjaga agar Pemilu berlangsung dengan jujur dan berkeadilan.

“Ini adalah gerakan untuk mengamankan pemilu, kami generasi muda siapapun itu melalui pahlawan demokrasi kami ingin mengajak energi muda menggunakan gadget dan teknologi untuk mengamankan TPS, kami ingin hadirkan pemilu yang jujur dan adil,” tutur Gamal.

baca juga: Uniland Sleep: Solusi Pilihan dan Pembelian Kasur Berkualitas

Menurut survei,  lebih dari 30% masyarakat saat ini menginginkan seorang presiden yang jujur. Oleh karena itu, Gamal menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga demokrasi. Mereka diharapkan dapat menjadi model gerakan moral, menggunakan teknologi dan gadget untuk mengamankan demokrasi, serta berperan dalam menghadirkan pemilu yang adil dan jujur.

Sebagai bagian dari strategi gerakan Pahlawan Demokrasi, para pemuda akan disebar ke berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan dilengkapi dengan gadget sebagai alat bantu. Tujuan utama adalah menjaga agar Pemilu 2024 mendatang berlangsung dengan jujur dan adil, menghindari berbagai bentuk kecurangan.

Dalam acara yang dihadiri oleh lebih dari 1000 putra Kyai dari Jawa Timur, Anies Baswedan memberikan sambutan inspiratif selama sekitar 20 menit. Ia menegaskan bahwa mencari suara adalah penting, tetapi menjaga suara di TPS menjadi hal yang lebih penting. 

Gerakan Pahlawan Demokrasi diharapkan mampu menjadi tameng terhadap upaya kecurangan dalam Pemilu 2024 mendatang, sehingga pemilu dapat berjalan adil dan jujur bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selain Anies Baswedan dan Dr. Gamal Albinsaid, Rendra Masdrajad Safaat, caleg DPRD Kota Malang, juga memberikan dukungan penuh terhadap gerakan Pahlawan Demokrasi. Safaat menilai bahwa Pahlawan Demokrasi memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga integritas Pemilu 2024, terutama di tingkat lokal seperti Kota Malang. 

Rendra mendukung partisipasi pemuda dalam pengawalan dan pengamanan proses pemungutan suara di TPS, serta percaya bahwa teknologi dan gadget dapat menjadi alat efektif dalam memantau proses tersebut.

“Saya berharap  agar generasi muda berperan aktif memberikan dukungan, ruang, dan apresiasi terhadap pelajaran politik ini. Kita perlu berjuang bersama dan memastikan bahwa pesta demokrasi ini berlangsung dengan jujur dan adil. Hasil dari Pemilu harus benar-benar memilih para pemimpin terbaik untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.” tutur Rendra

Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para tokoh politik seperti Rendra Masdrajad Safaat, gerakan Pahlawan Demokrasi semakin kuat dan berpotensi membawa perubahan positif dalam perjalanan demokrasi di Kota Malang dan seluruh Indonesia.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *